Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Guardiola Mulai Rasakan Susahnya Tangani Manchester City

Manajer Manchester City Pep Guardiola sedang mengalami masa terburuk dalam kariernya setelah timnya ditekuk Manchester United 1-0 dalam laga Kamis dinihari tadi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Oktober 2016  |  19:25 WIB
Pep Guardiola - Reuters/Darren Staples
Pep Guardiola - Reuters/Darren Staples

Bisnis.com, JAKARTA - Manajer Manchester City Pep Guardiola sedang mengalami masa terburuk dalam kariernya setelah timnya ditekuk Manchester United 1-0 dalam laga Kamis dinihari tadi. Kekalahan itu membuat Guardiola tak meraih kemenangan dalam enam laga terakhir dan merupakan rekor terburuk dalam kariernya. 

Laman Daily Mail menyebutkan masa terburuk Guardiola sebelumnya adalah ketika dia pertama kali menangani Barcelona pada 2008. Menjelang berakhirnya musim, Barcelona tak pernah menang dalam lima laga terakhirnya. 

Skuad Catalan saat itu hanya meraih hasil 3 kali imbang dan 2 kali kalah di semua kompetisi. Namun rekor terburuk itu seakan sirna karena pada akhir musim dia membawa Lionel Messi cs menjadi juara Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Liga Champions. 

Semasa di Bayern Muenchen, Guardiola tak pernah melampaui pencapaian terburuknya itu. Rentetan hasil terburuk pelatih asal Spanyol tersebut hanya empat kali kalah pada musim 2015. Dua kekalahan di Liga Jerman, tersingkir di Piala Jerman dari Borussia Dortmund, serta kalah oleh Barcelona 3-0 di semifinal Liga Champions menjadi catatan terburuk Guardiola selama menukangi Muenchen. 

Di Manchester City, Guardiola sempat mencatatkan rekor sempurna dalam enam laga perdananya. Mereka tak terkalahkan dan mencetak 18 gol atau rata-rata 3 gol per pertandingan. Namun rentetan kemenangan itu terhenti sejak Sergio Aguero cs harus bermain imbang melawan Glasgow Celtic 3-3. Setelah laga itu, City seakan tertidur dan hanya mendapat hasil 2 kali imbang dan 3 kekalahan.

Kondisi ini diyakini akan membuat posisi Guardiola di City terancam. Apalagi kini persaingan di papan atas klasemen Liga Inggris semakin ketat. Lima klub teratas hanya berjarak 1 angka. City, Arsenal, dan Liverpool sama-sama mengumpulkan 20 poin di posisi tiga teratas. Sedangkan Tottenham Hotspur dan Chelsea menguntit di posisi keempat dan kelima dengan perolehan 19 angka.

Karena itu, Guardiola harus memenangi laga melawan West Bromwich Albion pada akhir pekan nanti. Selain memutus rekor buruknya semakin panjang, kemenangan akan memberi sedikit ketenangan bagi petinggi dan suporter City sehingga tekanan tak akan terlalu besar terhadap pria yang sudah mengantongi dua gelar Liga Champions itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Manchester City

Sumber : Tempo.co

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top