TSC Jeda Kompetisi, Persiba Genjot Fisik Pemain

Pelatih Persiba Balikpapan Jaino Matos memanfaatkan jeda pertandingan yang cukup lama dengan menggelar program latihan berat untuk menggenjot fisik pemain agar lebih siap menghadapi lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship 2016.
Newswire | 02 Agustus 2016 17:53 WIB
Persiba Balikpapan - Antara/Saiful Bahri

Bisnis.com, JAKARTA - Pelatih Persiba Balikpapan Jaino Matos memanfaatkan jeda pertandingan yang cukup lama dengan menggelar program latihan berat untuk menggenjot fisik pemain agar lebih siap menghadapi lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship 2016.

"Baru kemarin (Senin, 1/8) kami mulai berlatih lagi. Menu latihan berat dilakukan di pantai," kata pelatih asal Brasil itu saat ditemui di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa.

Menurut jadwal, tim berjuluk Beruang Madu itu akan kembali bertanding pada 8 Agustus dengan bertandang ke markas tim papan bawah Persela Lamongan.

Setelah menang lawan Semen Padang pada laga ke-13 pekan lalu, Jaino Matos memberi waktu libur selama dua hari kepada Bima Sakti dan kawan-kawan untuk istirahat dan memulihkan kondisi.

Pada Senin (1/8), Matos membawa anak-anak latihnya ke pantai di depan Hotel Le Grandeur Balikpapan untuk melakukan rangkaian latihan fisik, seperti lari secepat-cepatnya dengan waktu istirahat yang dibatasi.

"Kalau di tanah keras barangkali mudah, tapi di pasir yang meredam tenaga dan kecepatan itu berat," kata pemain senior Persiba, Bima Sakti.

Menurut Jaino Matos, seorang atlet memberikan kemampuan hingga 100 persen itu hal biasa, namun kali ini ia ingin anak-anak latihnya memberikan lebih lagi, paling tidak berusaha hingga dua kali lipat dari kemampuan yang ada.

"Sepak bola adalah olahraga yang bersandar pada kemampuan fisik. Hanya tim dengan persiapan fisik lebih baik yang punya kesempatan menang lebih besar, sementara strategi adalah pelengkap dari fisik yang prima itu," tambahnya.

Ia memaparkan strategi permainan yang direncananya hanya bisa berjalan baik apabila ditunjang fisik pemain yang prima.

"Kondisi fisik yang prima juga membuat kondisi mental dan semangat prima, kepercayaan diri pemain menjadi lebih kokoh. Jadi, fisik itu tidak ada tawar-menawar sebab tidak bisa diimprovisasi ketika tim sedang bertanding," kata Matos.

Persiba menargetkan kembali mendapat poin saat bermain di Lamongan, kendati tuan rumah Persela yang sedang terpuruk di papan bawah tidak bisa dipandang remeh.

"Apalagi ini partai tandang, kita harus siap dengan semua kemungkinan," ujarnya.

Sumber : Antara

Tag : TSC 2016
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top