Edgardo Bauza Pelatih Baru Timnas Argentina

Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) menunjuk Edgardo Bauza sebagai pelatih timnas juara dua kali Piala Dunia itu untuk menggantikan Gerardo Martino yang bulan lalu mengundurkan diri.
M. Syahran W. Lubis | 02 Agustus 2016 09:36 WIB
Edgardo Bauza - Reuters/Enrique Marcarian

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Sepak Bola Argentina (Asociacion del Futbol Argentino/AFA) telah menunjuk Edgardo Bauza sebagai pelatih timnas juara dua kali Piala Dunia itu untuk menggantikan Gerardo Martino yang bulan lalu mengundurkan diri.

Martino, mantan pelatih klub Spanyol FC Barcelona, mengundurkan diri setelah timnya kandas dua kali dalam 2 tahun beruntun, 2015 dan 2016, di final Copa America dari tim yang sama, Chile, dan juga dengan cara yang sama yakni adu penalti setelah selama 120 permainan berakhir imbang tanpa gol.

Berikut fakta tentang Bauza, yang terakhir melatih klub Brasil, Sao Paulo:

Lahir 26 Januari 1958 (kini berusia 58 tahun) di Granadero Baigorria, Rosario, Argentina.

Sebagai pemain:

* Bek tengah, nickname Paton alias Si Kaki Besar, menghabiskan sebagian besar kariernya di klub kota kelahirannya yakni Rosario Central di mana dia mencetak 80 gol dalam 310 pertandingan dan membantu klub tersebut menjuarai liga Argentina dua kali pada 1980-an.

* Menempati posisi keempat di dunia dalam daftar produktivitas mencetak gol oleh pemain belakang. Berdasarkan statistik International Federation of Football History & Statistics (IFFHS), dia mencetak 109 gol dalam 499 pertandingan untuk Rosario Central (Argentina), Atletico Junior (Kolombia), Independiente (Argentina), dan Veracruz (Meksico).

* Berada di posisi kedua setelah striker peraih Piala Dunia 1978 Maruo Kempes sebagai pencetak gol terbanyak Rosario Central sepanjang masa.

* Memiliki tiga caps bersama Timnas Argentina dan menjadi anggota skuat Tango di putaran final Piala Dunia 1990 di Italia.

Sebagai pelatih:

* Melatih di Argentina bersama Rosario Central (1998-2001). Lalu di Peru, membawa Sporting Cristal menjuarai liga pada 2005, serta di Ekuador, Arab saudi, dan Brasil denga terakhir menukangi Sao Paulo.

* Memimpin LDU Quito menjuarai Copa Libertadores 2008, itu untuk pertama kalinya tim Ekuador menjadi juara di kompetisi antarklub Amerika Selatan, hal sama dilakukannya untuk klub Argentina San Lorenzo 2 tahun lalu.

Sumber : Reuters

Tag : timnas argentina, copa america
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top