Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Skandal FIFA: Blatter & Platini Diskors 8 Tahun

Presiden FIFA Sepp Blatter dan Presiden UEFA Michel Platini dikenai skorsing selama 8 tahun oleh Komite Etik independen yang bekerja untuk FIFA.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 21 Desember 2015  |  19:55 WIB
Sepp Blatter (kanan) dan Michel Platini - Reuters/Darren Staples
Sepp Blatter (kanan) dan Michel Platini - Reuters/Darren Staples

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden FIFA Sepp Blatter dan Presiden UEFA Michel Platini dikenai skorsing selama 8 tahun oleh Komite Etik independen yang bekerja untuk FIFA sehingga keduanya tak boleh melakukan aktivitas apa pun yang terkait dengan sepak bola dalam kurun waktu tersebut.

Skorsing itu dijatuhkan pada Senin (21/12/2015) menyusul terbongkarnya aliran dana sebesar 2 juta Swiss franc dari Federation Internationale de Football Association (FIFA) kepada Michel Platini selaku bos Union of European Football Associations (UEFA) pada 2011 yang disetujui oleh Blatter.

Munculnya skorsing itu praktis mengakhiri karier Blatter di FIFA, yang selama 17 tahun terakhir menjadi pemimpinnya, dengan aib yang sangat memalukan. Sementara bagi Platini, harapannya untuk menggantikan Blatter sebagai bos FIFA dalam pemilihan Februari 2016 praktis habis.

Dalam konferensi pers setelah skorsing resmi ditetapkan, Blatter, berkebangsaan Swiss, menyayangkan dirinya yang telah selama 4 dekade menjalani karier di FIFA diperlakukan demikian. Dia pun menegaskan akan berusaha menentang keputusan tersebut.

Perkembangan terakhir ini bisa disebut sebagai puncak skandal korupsi dan suap yang menerjang FIFA yang diawali dengan penangkapan terhadap tujuh pejabatnya pada akhir Mei lalu bersama dengan sejumlah eksekutif perusahaan swasta yang menjadi mitra FIFA.

Dalam kesempatan terpisah, Platini juga mengemukakan bahwa dia akan melakukan banding atas hukuman itu kepada Court of Arbitration for Sport (CAS). Mantan andalan Juventus dan Timnas Prancis itu menyatakan bahwa dia “berdamai dengan hati nuraninya”.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fifa uefa

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top