Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemilihan Presiden FIFA: Kesempatan Platini Masih Terbuka

Kesempatan Michel Platini untuk menjadi presiden FIFA masih terbuka meskipun dia kini menjalani skorsing.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Oktober 2015  |  08:43 WIB
Michel Platini - Reuters/Leonhard Foeger
Michel Platini - Reuters/Leonhard Foeger

Bisnis.com, JAKARTA - Kesempatan Michel Platini untuk menjadi presiden Federation Internationale de Football Association (FIFA) masih terbuka meskipun dia kini menjalani skorsing.

FIFA memastikan lagi bahwa mereka akan menggelar pemilihan presiden baru pada 26 Februari 2016 utuk menggantikan Sepp Blatter. Komite eksekutif FIFA mengonfirmasi lagi bahwa Platini akan dipertimbangkan sepanjang dia tidak diskors.

“Pencalonan kepresidenan diajukan menurut waktu dan bentuk, namun yang berkaitan dengan kandidat yang menjadi subjek pelarangan tidak akan diproses," kata Ketua Komite Elektoral FIFA Domenico Scala.

Scala tetap membuka pintu untuk Platini dengan mengatakan jika larangan atau skorsing itu ditimpakan atau habis waktu sebelum pemilihan 26 Februari, Komite Elektoral "akan menentukan, tergantung pada titik pasti respektif, mengenai bagaimana melanjutkan pencalonan."

Komite Etik FIFA berencana mengumumkan kasus yang menimpa para pejabat senior badan sepak bola dunia yang tengah diselidikinya itu pada Rabu (21/10/2015).

"Komite akan menginformasi kelanjutan penyelidikan yang tertunda terhadap individu-individu itu Rabu sore 21 Oktober, begitu notifikasi pihak-pihak relevan telah dilakukan," kata Komite Etik.

Platini kabarnya menyambut kabar baik ini. "Ini kabar baik. Komite pemilihan bisa saja mengubur pencalonan Michel Platini. Kami merasa komite pemilihan tidak memupus Michel Platini," kata sumber yang dekat dengan Platini.

Presiden Union of European Football Associations (UEFA) ini dianggap favorit pengganti Blatter sebelum dia diskors atas kasus pembayaran ilegal 2 juta franc Swiss atas kerjanya di FIFA dari 1998 sampai 2002.

Selain Platini, Ali bin al Hussein dari Yordania yang dikalahkan Blatter Mei lalu sudah resmi mengumumkan pencalonannya. Ada pula mantan kapten Timnas Trinidad-Tobago David Nakhid, mantan bek Timnas Swiss Ramon Vega, dan Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Shaikh Salman bin Ebrahim al Khalifa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fifa uefa

Sumber : Antara/AFP

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top