Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PARDEW Tinggalkan Newcastle, Tangani Palace

Alan Pardew meninggalkan Newcastle United untuk melatih Crystal Palace.
Alan Pardew/Reuters-Suzanne Plunkett
Alan Pardew/Reuters-Suzanne Plunkett

Bisnis.com, JAKARTA - Alan Pardew meninggalkan Nwcastle United untuk menangani klubnya semasa menjadi pemain, Crystal Palace, demikian klub Liga Primer Inggris tersebut mengumumkan pada Sabtu (3/1/2015).

Pria berusia 53 tahun itu menandatangani kontrak untuk melatih Palace selama 3 tahun dan menempati pos yang ditinggalkan Neil Warnock, yang dipecat akhir pekan lalu setelah hanya 4 bulan menangani Palace. Bersama Warnock, Palace tak pernah menang dalam delapan laga terakhir di Liga Primer.

Pernyataan Palace tersebut sekaligus mengonfirmasi pengumuman Newcastle sebelumnya yang mengaku telah melepas Pardew dengan pemutusan kerja sama yang telah berjalan 4 tahun dari seharusnya berjalan sesuai kontrak selama 8 tahun.

Pardew bermain sebanyak 128 kali untuk Palace dalam rentang waktu 1991 hingga 1995. Dia merupakan pelatih terlama kedua Newcastle meskipun sering kali berada dalam suasana panas dengan fans di St James' Park.

“Setiap orang tahu sejarah saya di sini (Palace). Betapa pentingnya sekarang untuk mengangkat klub ke level yang lebih tinggi. Saya percaya dengan dukungan (chairman Palace) Steve Parish dan jajaran manajemen saya bisa membantu mencapainya dan membuat sejarah untuk klub,” ujarnya dalam situs klub, www.cpfc.co.uk.

Palace saat ini terdampar di zona degradasi, tepatnya posisi ke-18 dari 20 klub Liga Primer. Koleksinya nilainya hanya 17 dari 20 pertandingan, hasil tiga kali menang, delapan seri, dan sembilan kalah. Peringkatnya hanya lebih baik dari dua tim promosi, Burnley dan Leicester City.

BACA JUGA:

INI JADWAL LENGKAP Sisa Pertandingan Serie A Italia 2015

INI JADWAL LENGKAP Putaran Kedua Liga Primer Inggris 2014-2015

INILAH JADWAL LENGKAP La Liga Spanyol 2014-2015

LIGA CHAMPIONS: Ini Jadwal Lengkap 16 Besar, Februari - Maret 2015


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Sumber : Reuters
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper