Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SEMI FINAL LIGA CHAMPIONS: Chelsea vs Atletico Madrid, Simeone Biarkan Gaya The Blues

Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone pada Selasa (29/4/2014) menolak kritik-kritik yang ditujukan kepada gaya permainan lawannya di semi final Liga Champions Chelsea, dengan menyebut bahwa "tidak ada cara tunggal dalam memainkan sepak bola."
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 30 April 2014  |  20:37 WIB
Diego Simeone (pelatih Atletico Madrid) - Reuters
Diego Simeone (pelatih Atletico Madrid) - Reuters

Bisnis.com, LONDON -  Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone pada Selasa (29/4/2014) menolak kritik-kritik yang ditujukan kepada gaya permainan lawannya di semi final Liga Champions Chelsea, dengan menyebut bahwa "tidak ada cara tunggal dalam memainkan sepak bola."

Pelatih Liverpool Brendan Rodgers mengklaim bahwa Chelsea "memarkir dua bus" saat mereka menang 2-0 di Anfield pada Minggu (27/4/2014), di mana tim tamu sangat mengandalkan serangan balik dan hanya mencatatkan 27 persen penguasaan bola.

Dengan skor agregat masih mencatatkan hasil 0-0 menjelang pertandingan kedua, Simeone harus menemukan cara untuk menembus pertahanan Chelsea, namun ia berkata bahwa tidak ada salahnya bagi Jose Mourinho untuk menggunakan taktik bertahan yang rapat.

"Saya merupakan penggemar sepak bola dan saya menghormati cara-cara yang berbeda untuk mengatur tim Anda pada pertandingan sepak bola," kata Simeone pada konferensi pers prapertandingan di Stamford Bridge.

"Itu tergantung pada apa yang Anda yakini sebagai cara yang sesuai dalam mengatur tim Anda dan siapa yang Anda hadapi." "Anda harus memberi selamat kepada tim-tim yang bertahan dengan baik, namun menyerang pun bukan hal mudah, maka Anda pun harus memberi selamat kepada tim-tim yang menyerang dengan baik pula."

"Hal terpenting adalah kemenangan-kemenangan tim, terlepas dari bagaimana Anda melakukannya. Tidak ada cara tunggal dalam memainkan sepak bola." "Jika kita semua memainkan cara yang sama, itu akan sangat membosankan. Anda dapat bermain dengan 10 orang di depan atau 10 orang di belakang. Apa yang penting adalah hasil."

Gelandang Atletico Tiago Mendes, yang menghabiskan musim 2004/2005 di bawah asuhan Mourinho di Chelsea, mengatakan ia dan rekan-rekan setimnya sangat berharap mereka dapat mengatasi permainan yang disuguhkan lawannya.

"Kami tahu ini akan sangat sulit karena mereka tidak memberi ruang, namun kami perlu menemukan solusi untuk hal itu," kata mantan pemain internasional Portugal tersebut.

"Saya pikir ini akan menjadi pertandingan sulit bagi kedua tim. Ini adalah semifinal Liga Champions. Ini sama sekali tidak akan mudah, namun kami hanya perlu memainkan kekuatan-kekuatan kami."

Courtois akan atasi tekanan Chelsea menerima suntikan moral prapertandingan pada Selasa ketika kiper Petr Cech, kapten John Terry, pemain sayap Eden Hazard, dan penyerang Samuel Eto'o dilaporkan telah kembali berlatih meski terdapat keraguan seputar kebugaran mereka.

Cech kemungkinan besar tidak akan bermain setelah mengalami dislokasi bahu pada pertandingan pertama pekan lalu, namun Simeone berkata Atletico akan siap siapapun pemain yang diturunkan pihak lawan.

"Saya selalu membayangkan bahwa saya akan menghadapi kemungkinan rival terbaik," kata mantan gelandang Argentina itu.

"Kami akan menghadapi tim yang pergi ke markas pemuncak klasemen Liga Utama Inggris, Liverpool, dan menang 2-0, meski melakukan banyak perubahan di tim mereka."

"Bahkan dengan banyak perubahan, mereka masih mampu mengalahkan pemuncak klasemen Liga Utama Inggris. Itu memperlihatkan mereka memiliki tim yang super kompetitif dan mendapatkan banyak rasa hormat dari kami." "Kami perlu tetap fokus. Kami tahu akan menghadapi kemungkinan tim terbaik Chelsea." Kiper Atletico Thibaut Courtois, yang dipinjam dari Chelsea, akan melakukan penampilan perdananya di Stamford Bridge pada pertandingan Rabu.

Pemain internasional Belgia berusia 21 tahun ini dipinjam Atletico Madrid segera setelah ia direkrut Chelsea dari Genk pada 2011.

Ia telah menjadi salah satu kiper muda paling bersinar di dunia dan Simeone yakin bahwa ia tidak akan menodai prospeknya saat bermain di kandang klub pemiliknya.(Antara/AFP/uefa.com)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

liga champions
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top