Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LIGA INGGRIS: Eden Hazard, maafkan saya

LONDON-- Pemain Chelsea Eden Hazard meminta maaf karena menendang seorang pemungut bola yang menghalagi dia menerima bola di semifinal Piala Liga melawan Swansea City pada Rabu.Hazard, yang mendapat kartu merah, belakangan bertemu dengan pemungut bola
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 Januari 2013  |  03:50 WIB

LONDON-- Pemain Chelsea Eden Hazard meminta maaf karena menendang seorang pemungut bola yang menghalagi dia menerima bola di semifinal Piala Liga melawan Swansea City pada Rabu.

Hazard, yang mendapat kartu merah, belakangan bertemu dengan pemungut bola berusia 17 tahun itu yang bernama Charlie Morgan, anak dari direktur Swansea City Martin Morgan, di kamar ganti Chelsea dan meminta maaf atas insiden itu.

Swansea, yang menang 2-0 di Stamford Bridge pada pertandingan pertama, menahan imbang tamunya itu tanpa gol di Stadion Liberty untuk melaju ke final di mana mereka akan menghadapi Bradfrod City, namun pokok pembicaraan adalah kekisruhan yang membuat gelandang Chelsea itu mendapat kartu merah pada 12 menit menjelang pertandingan usai.

Hazard mengatakan dirinya tidak berniat menendang pemungut bola itu.

"Anak itu menggunakan seluruh tubuhnya untuk menutupi bola dan saya hanya berusaha menendang bola, dan saya pikir saya menendang bola dan bukan anak itu," kata Hazard kepada Chelsea TV, mengacu pada situs resmi Chelsea (www.chelseafc.com).

"Saya meminta maaf. Pemungut bola itu datang ke kamar ganti dan kami bercakap-cakap sebentar, dan saya meminta maaf dan anak itu juga meminta maaf, dan ini sudah selesai. Maaf." Kartu merah yang diberikan wasit Chris Foy akan membuat pemain 22 tahun itu absen pada tiga pertandingan, meski masih ada celah di mana sanksi terhadapnya mungkin diperpanjang.

"Mereka telah saling meminta maaf," kata manajer sementara Chelsea Rafael Benitez kepada para pewarta. "Keduanya tahu bahwa mereka berdua salah. Ia (pemungut bola) membuang-buang waktu. Hazard ingin secepatnya mengembalikan bola (ke lapangan), dan ia menendang. Keduanya membuat kesalahan."

"Ia akan berurusan dengan masalah ini secara internal. Ia frustrasi dan hanya ingin mengembalikan bola ke lapangan, namun kami akan menganalisanya dan melihat apa yang terjadi." Para pemain Liga Utama Inggris bereaksi terhadap insiden ini di media sosial, dengan bek Manchester United Rio Ferdinand mengutuk tindakan pemain Belgia itu, sedangkan penyerang Stoke Michael Owen merasa kedua pihak bersalah.

"Saya bukan pihak yang berwenang namun menurut saya itu adalah kartu merah. Sayangnya, kami para pemain kerap meletakkan wasit dalam spot-spot yang buruk," tulis Ferdinand melalui Twitter.

"Baik anak itu dan Hazard bersalah. Hazard tidak berusaha melukai dia. Ia hanya mencoba mencungkil bola keluar dari genggamannya," kata mantan penyerang Inggris Michael Owen melalui Twitter.

Pemain sayap Tottenham dan Wales Gareth Bale lebih bersimpati kepada sang pemain, sambil memberi selamat terhadap pencapaian klub Wales itu untuk tampil pertama kalinya di final ajang domestik yang besar.

"Keputusan wasit untuk mengusir Hazard tidak dapat dipercaya, namun selamat untuk Swansea. Siapa yang dapat memprediksi final ini," kata Bale. (Foto:Mirror.co.uk) (Antara/Reuters/msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Martin-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top