Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KONGRES PSSI: KPSI Ancam Gelar Kongres Sendiri

JAKARTA-Rombongan pemilik suara sah (voter) Solo 2011 yang hingga tadi malam (9/12) masih berada di Jakarta, siap diberangkatkan dengan pesawat carteran jika diverifikasi sebagai anggota peserta Kongres yang akan digerlar PSSI di Palangkaraya hari ini
News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 Desember 2012  |  06:23 WIB

JAKARTA-Rombongan pemilik suara sah (voter) Solo 2011 yang hingga tadi malam (9/12) masih berada di Jakarta, siap diberangkatkan dengan pesawat carteran jika diverifikasi sebagai anggota peserta Kongres yang akan digerlar PSSI di Palangkaraya hari ini (10/12).

“Jika Djohar Arifin [ketua umum PSSI], bersedia memverifikasi voters kongres sesuai dengan Kongres 9 Juli 2011, kami sudah sewa pesawat dan siap kapan saja berangkat ke Palangkaraya,” kata La Nyalla Mattaliti, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI/Ketua Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI).

Namun jika PSSI tetap menolak verifikasi sesuai perintah dalam isi Memorandum of Understanding yang pernah dibuat bersama Tim Task Force FIFA-AFC, maka pihaknya sebagai anggota Exco yang telah diputihkan akan menggelar Kongres sendiri dengan dihadiri oleh 82 voters yang sama dengan ketika Kongres di Solo pada 9 Juli 2011.

Hal itu sangat dimungkinkan karena dapat dipastikan Kongres di Palangkaraya yang oleh PSSI akan dilaporkan ke FIFA dihadiri oleh voters Solo adalah suatu ketidakjujuran.

“Mereka tidak jujur menggunakan voters Kongres 9 Juli 2011 di Solo. Maka, saya atas nama Exco PSSI  karena jabatan saya sebagai Exco PSSI sudah diputihkan tanpa syarat sesuai nota kesepahaman (MoU) PSSI, bakal tetap menggelar kongres biasa di Jakarta sesuai ndengan MoU PSSI,” katanya.

Ke-82 voters Solo tersebut adalah 18 klub Liga Super Indonesia (ISL), 27 Pengprov, serta klub-klub Divisi Utama, Divisi 1, 2 dan 3.

La Nyalla menegaskan, tanpa undangan dari PSSI dan diproses verifikasi, maka mereka tak akan menghadiri Kongres Palangkaraya seperti disampaikan kepada Plt Menpora, Agung Laksono pada Minggu siang.

Sebab, lanjutnya, saat diterima Menpora Andi Mallarangeng baru-baru ini, Djohar Arifin sepakat mengundang voter Solo dalam kongres yang seharusnya dirancang Joint Committee. Namun PSSI Djohar enggan memverifikasi dengan terbuka dan kedapatan masih banyak perbedaan dalam daftar voters Kongres Solo dengan yang sebenarnya.

“Atas kondisi itu, dengan terpaksa kami tegaskan ke Pak Agung kalau kami tidak akan datang ke kongres di Palangkaraya yang digelar Djohar dkk. Sebab, kongres yang mereka gelar itu tidak sesuai MoU PSSI." (antara/yus) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top