Trauma Gagal Comeback Lawan Atletico, Bos Barcelona Mau Gas Pol di Kandang Newcastle

Manajer Barcelona, Hansi Flick, bertekad menang di leg pertama UCL melawan Newcastle setelah gagal comeback lawan Atletico di Copa del Rey.
Joao Cancelo/barcelonafc
Joao Cancelo/barcelonafc

Bisnis.com, JAKARTA - Manajer Barcelona Hansi Flick mengaku tak ingin terpeleset lagi dalam format laga dua leg, berkaca dari kegagalan comeback di ajang Copa del Rey kontra Atletico Madrid.

Sebagai pengingat, dalam semifinal Copa del Rey medio Februari lalu, Lamine Yamal cs ditekuk habis oleh Atletico dengan skor 4–0 saat melawat ke Riyadh Air Metropolitano.

Blaugrana memang bisa membalas Julian Alvarez cs di Stadion Spotify Camp Nou dengan skor 3–0 pada awal bulan ini. Namun, Barcelona tetap tak bisa lolos ke final karena kalah agregat.

Pengalaman itu membuat Flick ingin langsung menang dalam laga leg pertama 16 besar Liga Champions UEFA (UCL) kontra Newcastle United dini hari nanti, Rabu (11/3/2026) pukul 03.00 WIB.

"Kita memang punya dua pertandingan, tapi keduanya dihitung. Kita sudah merasakan sendiri saat melawan Atletico Madrid," ungkapnya dalam konferensi pers jelang laga, Selasa (10/3/2026).

Terlebih, Flick menyebut lawannya kali ini punya permainan intensitas tinggi dan lini pertahanan kuat. Mirip-mirip Atletico Madrid binaan Diego Simeone.

"Mereka akan menekan kita di area pertahanan lawan, jadi kita harus berani dan percaya diri. Mereka sangat bagus dalam serangan balik dengan pemain-pemain berkualitas dan cepat," tambahnya.

Namun, dirinya percaya kualitas Cubarsi, Fermin, Lamine, dan Bernal akan jadi kunci pembeda, semakin matang sebagai masa depan yang akan membawa seragam Blaugrana berjaya di kandang tim-tim kuat.

"Liga Premier adalah liga terbaik di dunia. Ada banyak tim kuat dengan banyak sumber daya, dan banyak tim yang lolos ke babak 16 besar. Tapi UCL berbeda dan semua orang ingin menunjukkan kemampuan mereka. Kami punya kualitas," jelasnya.

Sementara itu, Manajer Newcastle Eddie Howe menjelaskan anak asuhnya telah mendapat pengalaman berharga setelah bertemu Barcelona di kandang pada fase grup.

"Kami punya beberapa peluang bagus pada babak pertama, walaupun tidak terjadi gol. Jadi secara umum kami puas dengan performa itu dan kami akan mencoba mengulanginya lagi," ungkapnya di laman resmi newcastleunited.com.

Sebagai pengingat, laga kontra Barcelona di St. James Park pads medio September 2025 itu berakhir dengan skor 1–2, dan semua gol terjadi pada babak kedua.

Blaugrana tertolong oleh dua gol cantik Marcus Rashford di menit ke-58 dan ke-67, sementara tuan rumah baru bisa mencetak gol di menit-menit akhir lewat Anthony Gordon.

Perbandingan penguasaan bola tuan rumah dengan tim tamu kala itu mencapai 36:64, namun sepakan tepat sasaran The Magpies mencapai 6 dari 10 tendangan, lebih efektif ketimbang Barcelona dengan 5 dari 19 tendangan.

Add Bisnis.com as a preferred source on Google

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Aziz Rahardyan
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro