Donald Trump Minta Australia Beri Suaka demi Keselamatan Timnas Putri Iran

Donald Trump mendesak Australia memberi suaka bagi Timnas Putri Iran demi keselamatan mereka setelah memprotes rezim Iran di Piala Asia Wanita 2026.
Donald Trump minta Australia berikan suaka untuk Timnas Putri Iran. / X
Donald Trump minta Australia berikan suaka untuk Timnas Putri Iran. / X
Executive Brief
  • Donald Trump mendesak Australia memberikan suaka kepada Timnas Putri Iran yang terancam keselamatannya setelah memboikot lagu kebangsaan di Piala Asia Wanita 2026.
  • Timnas Putri Iran masih berada di Australia setelah tersingkir dari turnamen, dengan kekhawatiran akan keselamatan mereka jika kembali ke Iran.
  • FIFPRO meminta FIFA, AFC, dan Pemerintah Australia untuk menjamin keselamatan para pemain Iran di tengah situasi politik yang bergejolak.

* Executive Brief ini dibantu dengan menggunakan AI

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak Australia untuk melindungi Timnas Putri Iran agar tak kembali ke negaranya di tengah konflik yang berkecamuk.

Keselamatan pemain Timnas Putri Iran mendapat sorotan setelah tampil di Piala Asia Wanita 2026 yang berlangsung di Australia.

Pada turnamen tersebut Timnas Putri Iran memboikot lagu kebangsaan sebagai bentuk protes terhadap rezim Islam yang dipimpin Ayatollah Khamenei.

Para pemain Timnas Putri Iran pun dijadwalkan segera kembali ke negaranya setelah tersingkir di fase grup Piala Asia Wanita 2026.

Iran gagal lolos ke fase gugur setelah kalah 0-2 dari Filipina pada laga terakhir Grup A, Minggu (8/3/2026). Namun hingga kini skuad Iran dikabarkan masih berada di Australia.

Presiden AS Donald Trump mendesak Australia memberikan suaka untuk melindungi keselamatan Timnas Putri Iran.

"Australia melakukan kesalahan kemanusiaan yang mengerikan dengan mengizinkan tim sepak bola wanita Iran dipaksa kembali ke Iran, di mana mereka kemungkinan besar akan dibunuh. Jangan lakukan itu, Tuan Perdana Menteri, berikan suaka. AS akan menerima mereka jika Anda tidak mau. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini. Presiden Donald J. Trump," tulis Donald Trump lewat akun X.

Pernyataan serupa disampaikan Federasi Pesepak Bola Profesional Dunia (FIFPRO) yang mengkhawatirkan keselamatan pemain Timnas Putri Iran jika kembali ke negaranya.

Protes yang dilakukan saat Piala Asia Wanita 2026 bisa menjadi bumerang yang mengancam nyawa mereka.

FIFPRO mendesak FIFA, AFC, dan Pemerintah Australia menggunakan pengaruhnya untuk menjamin keselamatan Timnas Putri Iran di tengah konflik yang sedang berlangsung.

"Ini adalah situasi yang sangat menantang. Mungkin ada pemain yang ingin kembali. Mungkin ada beberapa pemain dalam tim yang ingin mencari suaka, atau ingin tinggal di Australia lebih lama. Mungkin ada beberapa yang sangat khawatir tentang perjalanan pulang yang mungkin akan mereka tempuh," kata Beau Busch, Presiden FIFPRO.

Add Bisnis.com as a preferred source on Google

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro