Bisnis.com, JAKARTA – Sebanyak 274 atlet dari 21 negara bakal beraksi di turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta pada 20–25 Januari 2026.
Turnamen bergengsi ini masuk dalam rangkaian HSBC BWF World Tour Super 500 yang menjadi turnamen ketiga BWF di tahun 2026 ini.
Ketua Pelaksana Daihatsu Indonesia Masters 2026, Achmad Budhiarto mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia telah sangat siap sebagai tuan rumah dengan beberapa aspek pendukung turnamen yang telah terpenuhi.
“Secara keseluruhan, turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2026 sudah siap untuk digelar. Kita sudah mempersiapkan tiga lapangan, dan juga fasilitas penunjang untuk atlet seperti gym untuk membantu mereka sebelum pertandingan,” ujar Budhiarto dalam konferensi pers Indonesia Masters 2026, di Istora, Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026).
“Kami telah memastikan kesiapan dari venue pertandingan, operasional, fasilitas pendukung atlet, dan fasilitas hiburan bagi masyarakat atau penonton di luar venue,” sambungnya.
Daihatsu Indonesia Masters 2026 akan menyajikan penampilan 274 atlet dari 21 negara yang akan bertanding untuk memperebutkan podium dari masing-masing nomor seperti ganda putra/putri, campuran, dan tunggal putra/putri. Nama kondang seperti Chen Yu Fei (China), Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) akan bertanding di Istora.
Baca Juga
Indonesia sendiri akan menurunkan atlet terbaik di antaranya yaitu, Jonatan Christie, Putri KW, Fajar/Fikri, hingga nama-nama pemain muda seperti Joaquin/Raymond, Jafar/Felisha, Moh Zaki Ubaidillah, dan Alwi Farhan.
Saat ini sebagai tuan rumah, Indonesia memiliki target untuk meraih dua gelar juara melalui dua nomor yang berbeda, dengan nomor ganda putra yang masih menjadi andalan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian dalam kesempatan yang sama.
“Secara objektif, PBSI menetapkan target dua medali pada Daihatsu Indonesia Masters 2026 ini, beberapa nomor/sektor khususnya ganda putra memiliki peluang yang relatif lebih besar berdasarkan performa, kedalaman skuad, dan stabilitas pasangan,” ujar Eng Hian.
“Dua perak dari turnamen sebelumnya belum cukup, kita mengharapkan gelar lebih di turnamen ini, kita mengharapkan penambahan gelar dari sektor lainnya di Indonesia Masters,” tuturnya.
Meskipun begitu, PBSI tetap berharap pada nomor atau sektor selain ganda putra terus menampilkan performa terbaiknya dan bersaing hingga fase akhir turnamen.
Talenta muda Indonesia, Nicholas Joaquin mengungkapkan kesiapannya untuk menghadapi turnamen besok. Pasangan Raymond Indra tersebut mengaku sangat tidak sabar untuk bermain besok.
“Jujur saya agak kaget karena hasil drawing, ganda Indonesia berada di pool bawah semua, semoga ini jadi langkah yang baik untuk lanjut terus (fase akhir). Jujur karena ini wishlist dari kecil, saya sudah sangat tidak sabar untuk cepat-cepat main di Istora,” pungkasnya.
Sementara itu, pasangan Jafar Hidayatullah di ganda campuran, Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, mengungkapkan bahwa target mereka berdua di Indonesia Masters 2026 adalah finis di lima besar turnamen Indonesia Masters 2026 ini.
“Kami ingin lebih baik di tahun ini, target saya sama Jafar di peringkat kami berdua ingin finis di top five di akhir tahun dan melengkapi semua gelar Super Series, kalau bisa di tahun ini, lebih cepat lebih baik,” pungkas Felisha.
Masyarakat Indonesia dapat mendukung atlet Indonesia di Daihatsu Indonesia Masters 2026 ini dengan dukungan secara langsung di Istora ataupun melalui live streaming di TV nasional yang menyelenggarakan ataupun platform OTT. (Bagas Satria Abdulgani)