Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Menpora Tegaskan Peparnas XVI Papua Terapkan Prokes Ketat

Panitia Besar (PB) Peparnas XVI Papua 2021 menunjukkan keseriusannya menggelar pesta olahraga bagi atlet penyandang disabilitas di tengah pandemi ini dengan menyiapkan dua unit mobil PCR yang beroperasi secara mobile.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 04 November 2021  |  17:19 WIB
Menpora Tegaskan Peparnas XVI Papua Terapkan Prokes Ketat
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali /JIBI - Bisnis/Akbar Evandio
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menegaskan penyelenggaraan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke XVI Papua 2021 di masa pandemi Covid-19 tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Hal tersebut dibuktikan dengan keluarnya sejumlah peraturan yang mesti ditaati guna menekan penyebaran virus corona, serta mewajibkan bagi panitia, relawan hingga atlet hingga offisial mendapatkan vaksinasi minimal dosis pertama.

"Dipastikan semua harus sudah divaksin, sehingga tidak ada masalah untuk itu, tidak terjadinya klaster baru melalui ajang ini, meski jumlah partisipan lebih sedikit yang sekitar 3.500 orang dari ajang sebelumnya namun lebih sensitif, oleh karena itu perlu kualitas pelayanan yang lebih baik lagi dari penyelenggaraan PON," ujarnya lewat rilisnya, Kamis (4/11/2021).

Selain itu, dia melanjutkan, Panitia Besar (PB) Peparnas XVI Papua 2021 menunjukkan keseriusannya menggelar pesta olahraga bagi atlet penyandang disabilitas di tengah pandemi ini dengan menyiapkan dua unit mobil PCR yang beroperasi secara mobile.

Ketua Harian PB Peparnas XVI Papua 2021 Doren Wakerkwa mengatakan mulai dari kedatangan di Bandara Sentani, kontingen akan dicek terlebih dulu kesehatannya, yakni dengan melakukan PCR dan pengecekan kesehatan lainnya, bagi yang mengalami masalah kesehatan akan dipisahkan yang diikuti penanganan medis selanjutnya.

"Semua kegiatan Peparnas XVI Papua 2021 ini harus melalui protokol kesehatan yang ketat dan diikuti oleh segenap insan yang terlibat dalam penyelenggaraan ini, sesuai arahan pemerintah daerah Papua dan pemerintah pusat," ujarnya lewat rilisnya, Kamis (4/11/2021)

Lebih lanjut, dia mengatakan dalam pesta olahraga bagi atlet penyandang disabilitas ini, kesehatan juga mutlak harus dijaga dan diwaspadai, sehingga semua rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan langkah-langkah yang diberikan.

Dia pun menyebut penekanan protokol kesehatan dan urusan pelayanan menjadi hal yang tak kalah penting dalam pelaksanaan Peparnas XVI Papua 2021, meski jumlah atlet dan ofisial lebih sedikit dibandingkan dengan penyelenggaraan PON Papua sebelumnya.

Sekadar informasi, Peparnas XVI Papua akan dibuka pada 5 November mendatang dengan mempertandingkan 12 cabang olahraga, seperti angkat berat, atletik, boccia, bulu tangkis, catur, judo, menembak, panahan, renang, sepak bola cerebral palsy (CP), tenis lapangan kursi roda, serta tenis meja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menpora
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top