Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bek Timnas Belanda Van Anhoolt Segera Tinggalkan Palace

Pemain belakang asal Belanda Patrick van Aanholt akan meninggalkan Crystal palace pada jendela transfer musim panas ini. Kontraknya di Palace selesai pada akhir bulan ini.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 18 Juni 2021  |  02:24 WIB
Bek kiri Crystal Palace Patrick van Aanholt - PremierLeague.com
Bek kiri Crystal Palace Patrick van Aanholt - PremierLeague.com

Bisnis.com, JAKARTA – Pemain belakang Crystal Palace Patrick van Aanholt akan meninggalkan klub Liga Primer Inggris itu ketika kontraknya berakhir pada akhir bulan ini.

Bek kiri berusia 30 tahun itu adalah salah satu dari beberapa pemain yang kontraknya akan habis di klub London selatan tersebut pada musim panas ini.

Van Aanholt adalah bagian dari skuad Belanda di Piala Eropa (Euro) 2020 dan menjadi starter dalam kemenangan 3–2 Grup C atas Ukraina.

Dia telah ditawari kontrak dari klub Turki Galatasaray dan ada juga minat dari klub-klub di Liga Primer Inggris, Serie A Italia, dan La Liga Spanyol.

Van Aanholt bergabung dengan Palace dari Sunderland pada Januari 2017 dengan biaya trabsfer sebesar 14 juta pound sterling.

Palace dilaporkan menunda perpanjangan kontrak pemain sampai mereka menunjuk pelatih baru menyusul kepergian mantan pelatih Timnas Inggris Roy Hodgson.

Chairman Palace Steve Parish mengatakan kepada BBC awal pekan ini bahwa klub tersebut harus mendapatkan kesepakatan transfer musim panas ini dengan benar.

“Kami harus mendapatkan manajer [pelatih] yang benar. Bukan rahasia lagi bahwa kami memiliki peluang bagus untuk menyegarkan skuad. Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan jelas kami punya sedikit waktu untuk melakukannya dengan benar. Itu hal terpenting,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

timnas belanda crystal palace

Sumber : BBC

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top