Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rusia Marah Besar Atas Jersey Baru Ukraina di EURO 2020

Aneksasi Crimea membuat hubungan Moskow dan Kiev memburuk dan menimbulkan kelompok separatis yang didukung Rusia di timur Ukraina pada 2014.
Ilustrasi - Gelandang tim nasional Ukraina Serhiy Sydorchuk (kanan) merayakan golnya ke gawang Prancis dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa Grup D di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Prancis, Rabu (24/3/2021) waktu setempat./Antara/AFP-Anne-Christine Poujoulat)
Ilustrasi - Gelandang tim nasional Ukraina Serhiy Sydorchuk (kanan) merayakan golnya ke gawang Prancis dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa Grup D di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Prancis, Rabu (24/3/2021) waktu setempat./Antara/AFP-Anne-Christine Poujoulat)

Bisnis.com, JAKARTA - Olahraga dan politik batasnya tipis sekali. Terlebih jersey atau kostum olahragawan sekarang bisa dipasangi iklan, juga pesan tertentu.

Tim nasional Ukraina misalnya memasukkan Crimea dalam seragam mereka. Tindakan "cerdas" Ukraina itu seketika memancing kemarahan Rusia.

Rusia menganeksasi Crimea dari Ukraina pada 2014. Moskow menganggap area semenanjung itu sebagai bagian Rusia, kendati publik internasional mengakuinya sebagai bagian Ukraina.

Jersey baru Ukraina itu diperkenalkan pada Minggu, kurang dari sepekan sebelum babak utama EURO 2020 dilangsungkan. Jersey itu muncul melalui unggahan di laman Facebook Ketua Asosiasi Sepak Bola Ukraina (UAF) Andriy Pavelko.

Jersey kandang Ukraina yang berwarna kuning dihiasi aksen sublimasi peta Ukraina disertai slogan bertuliskan "Glory to Ukraine!" di bagian punggung sedangkan di bagian dalamnya bersematkan slogan "Glory to the heroes!"

Kedua slogan itu kerap digunakan sebagai salam resmi tentara Ukraina.


Deputi parlemen Rusia Dmitry Svischev dalam laporan kantor berita RIA mengatakan desain jersey itu sebagai "provokasi politik". Ia menyebut penyematan peta Ukraina "yang memasukkan wilayah Rusia adalah tindakan ilegal."

Juru bicara kementerian luar negeri Rusia Maria Zakharova melalui media sosialnya menyebut slogan itu berbau nasionalis bahkan membandingkan kedua slogan itu dengan yel-yel Nazi Jerman.

Aneksasi Crimea membuat hubungan Moskow dan Kiev memburuk dan menimbulkan kelompok separatis yang didukung Rusia di timur Ukraina pada 2014, demikian Reuters.

Ukraina akan memainkan laga pembuka mereka di Grup C EURO 2020 melawan Belanda pada Minggu (13/6) melawan Belanda di Stadion Johan Cruijff Arena, Amsterdam.

Sedangkan Rusia berada di Grup B dan akan menjamu Belgia sehari sebelumnya di Stadion Krestovsky, Saint Petersburg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Newswire
Editor : Saeno
Sumber : Antara/Reuters
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper