Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemainnya Dihukum Otoritas Sepak Bola Inggris, Atletico Tak Senang

Atletico Madrid akan mengajukan banding atas hukuman larangan bermain selama 10 pekan yang dijatuhkan otoritas sepak bola Inggris, Football Association.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 25 Desember 2020  |  01:51 WIB
Bek Atletico Madrid Kieran Trippier - Football Espana
Bek Atletico Madrid Kieran Trippier - Football Espana

Bisnis.com, JAKARTA – Larangan bermain selama 10 pekan Kieran Trippier karena melanggar peraturan tentang taruhan merupakan pukulan serius bagi Atletico Madrid seperti yang dibahas Marca pada Kamis (24/12/2020).

Trippier menjadi bagian integral dari tim Diego Simeone dan larangannya datang pada titik musim di mana rival sekota Real Madrid telah menyamakan perolehan poin mereka dalam perburuan gelar.

Dia menjadi bagian penting jika Los Rojiblancos ingin mempertahankan posisi teratas mereka, dan bek kanan itu merupakan awal dan sumber kreativitas penting mereka, sehingga kehilangannya bermakna sangat buruk bagi Atletico.

Trippier dinilai tak mematuhi regulasi taruhan saat kepindahannya ke Atletico dari Tottenham Hotspur pada musim panas 2019 lalu.

Atletico sedang bersiap untuk mengajukan banding ke Federation Internationale de Football Association (FIFA) dan meminta informasi lebih lanjut tentang sanksi tersebut.

Meskipun demikian, opsi yang tersedia untuk klub hanya sedikit dan sangat kecil kemungkinannya mereka dapat membatalkan hukuman.

Langkah selanjutnya yang mungkin bagi Atletico adalah pergi ke Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS), tetapi masalahnya adalah FIFA jarang memberikan perintah untuk sanksi eksekutif semacam ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Spanyol atletico madrid

Sumber : Football Espana

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top