Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

La Liga Siap Kalau Akhirnya Lionel Messi Pergi

La Liga siap apabila Lionel Messi meninggalkan kompetisi teratas dalam sistem sepak bola Spanyol itu, kata Presiden La Liga Javier Tebas.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 18 November 2020  |  08:38 WIB
Penyerang sekaligus kapten Timnas Argentina Lionel Messi selepas menjebol gawang Ekuador. - FIFA.com
Penyerang sekaligus kapten Timnas Argentina Lionel Messi selepas menjebol gawang Ekuador. - FIFA.com

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden La Liga Javier Tebas mengatakan dia "siap" jika Lionel Messi pergi, sambil mengkritik Manchester City, klub yang dia yakin bisa merekrut pemain bintang Barcelona itu.

Messi mengajukan permintaan transfer pada Agustus di Barcelona, tempatnya bergabung saat berusia 13 tahun, tetapi mundur setelah mereka menolak memberikan sanksi pembebasannya.

Pemain depan itu berselisih dengan Josep Maria Bartomeu, yang kemudian mengundurkan diri sebagai presiden Barca pada Oktober. Tebas ingin Messi tetap di Spanyol, tetapi merasa La Liga tetap bertahan tanpanya.

Tebas berpendapat bahwa persaingan terus berkembang setelah kepergian Neymar pada 2017 dari Barcelona ke Paris St-Germain, dan kepindahan Cristiano Ronaldo pada 2018 dari Real Madrid ke Juventus.

"Kami lebih suka Messi bertahan di La Liga, tetapi Ronaldo dan Neymar pergi dan kami belum melihat adanya perbedaan. Jadi, kami siap [jika Messi pergi]."

Pemain Timnas Argentina berusia 33 tahun itu akan tersedia dengan status bebas transfer pada akhir musim ini.

Tebas mengindikasikan bahwa tujuan Liga Premier Messi yang paling mungkin, jika dia pergi ke Inggris, adalah Stadion Etihad, meskipun sumber klub menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun di City yang pernah berbicara tentang penandatanganan Messi.

Presiden La Liga telah berulang kali mengkritik City, setelah sebelumnya membuat banyak tuduhan tentang struktur mereka, termasuk menuduh mereka melakukan doping finansial, sebelum mereka dibebaskan dari pelanggaran serius Financial Fair Play oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga pada Juli.

Tebas berkata: "Tampaknya satu-satunya klub di Liga Premier yang berbicara tentang mendaftarkan Messi adalah Manchester City, yang bersaing di luar aturan. Saya bukan satu-satunya yang mengatakan ini.

"Saya tidak terlalu khawatir tentang mereka. Saya telah mengkritik apa yang mereka lakukan berkali-kali. Melakukannya sekali lagi tidak ada bedanya. City tidak terpengaruh oleh Covid atau pandemi atau apa pun karena mereka dibiayai secara berbeda dan tidak mungkin untuk dilawan."

City memilih tidak menanggapi komentar Tebas, meskipun dipahami bahwa mereka bergulat dengan dampak finansial dari pandemi virus corona dengan membatasi pelatih Pep Guardiola dengan pengeluaran bersih 31 juta pound sterling selama jendela transfer terbaru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Barcelona Liga Spanyol lionel messi

Sumber : BBC

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top