Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mental Pemain Bhayangkara FC Mulai Terpengaruh Ketidakjelasan Liga 1

Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster mengaku ketidakjelasan jadwal Liga 1 akan digulirkan kembali memengaruhi mental dan fisik segenap pemainnya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Oktober 2020  |  14:59 WIB
Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster.  -  Bhayangkara FC
Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster. - Bhayangkara FC

Bisnis.com, JAKARTA – Segenap skuad Bhayangkara FC lelah menunggu nasib kompetisi Liga 1 yang belum menunjukkan tanda-tanda akan kembali berputar, karena belum mendapat izin kepolisian.

"Mereka [para pemain] tidak fokus dan mungkin juga lelah dengan situasi ini, karena kami seharusnya sudah bertanding Oktober. Mungkin November atau Desember kita tidak yakin," kata pelatih Paul Munster di Jakarta, Selasa.

Menurut mantan striker klub kondang Republik Cheska Slavia Praha itu, kompetisi Liga 1 yang tertunda memengaruhi mental dan fisik para pemain. Apalagi Saddil Ramdani dan kawan-kawan telah berlatih keras sebelum kompetisi ditangguhkan kembali.

Oleh karena itu, tugasnya sebagai pelatih tetap menjaga agar para pemain tetap bersemangat dalam latihan dan terus mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu kompetisi kembali digulirkan.

"Kami hanya berusaha menjaga (kondisi) setiap hari. Untuk saat ini saya merencanakan program untuk bertanding pada November. Kalau tak jadi November, kami akan mempersiapkan untuk bulan selanjutnya," kata pria asal Irlandia Utara itu.

Bagi Munster, tak ada waktu untuk mengeluh ihwal kejelasan kompetisi. Dia tetap menjalankan tugas merencanakan serta mempersiapkan tim untuk pertandingan. Apabila ada hal yang di luar rencana, pelatih harus menyusun ulang program.

"Hal paling sulit adalah tidak tahu apa yang sedang terjadi. Sebagai pelatih, itu mimpi buruk, karena tugas pelatih mempersiapkan, merencanakan untuk latihan, dan pertandingan. Sebagai profesional, saya harus menyesuaikan diri dengan situasi ini," kata lelaki berusia 38 tahun itu.

"Latihan bisa kami ubah di hari lainnya, tergantung situasi, apakah latihan dengan intensitas tinggi, atau mungkin lebih ke taktikal dengan intensitas rendah, atau latihan di gym, atau memberi libur, tidak sulit untuk melihat situasi," tambah eks pelatih Timnas Vanuaru tersebut.

Sebelumnya para pemain Bhayangkara FC diliburkan pada 11 hingga 18 Oktober. Mereka kemudian dikumpulkan dan menjalani latihan bersama di Stadion Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga 1 Bhayangkara FC

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top