Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Neymar Diskors Dua Pertandingan Setelah Kartu Merah vs Marseille

Penyerang PSG Neymar da Silva Jr. dilarang bermain dalam dua pertandingan setelah menerima kartu merah di ujung pertandingan kontra Marseille.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 September 2020  |  17:49 WIB
Penyerang PSG Neymar bersitegang dengan pemain Marseille Alvaro Gonzalez./Antara - Reuters
Penyerang PSG Neymar bersitegang dengan pemain Marseille Alvaro Gonzalez./Antara - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pemain bintang Paris Saint-Germain Neymar da Silva Santos Jr. dikenai skors dua pertandingan setelah dia menerima kartu merah pada akhir laga melawan Marseille, sedangkan otoritas Liga Prancis akan membuka investigasi terkait tuduhan rasisme dari penyerang asal Brasil itu.

Angel di Maria juga akan dipanggil menghadap komisi disipliner liga di pertemuan 23 September nanti setelah dituduh meludahi bek Marseille Alvaro Gonzales ketika kekalahan PSG 0–1 yang diwarnai keributan antar pemain dan lima kartu merah itu.

Neymar diusir dari lapangan karena memukul bagian belakang kepala Gonzales dan menuduh bek asal Spanyol itu memanggilnya "monyet". Namun, Gonzales membantah tuduhan itu.

Presiden komisi disipliner Sebastien Deneux mengatakan jika investigasi akan mempelajari rekaman video untuk menentukan apakah ada cukup bukti untuk memperkuat tuduhan pelecehan rasisme itu.

Tujuannya adalah untuk mengetahui "apa yang sebenarnya dikatakan dan apa yang sebenarnya didengar," kata Deneux seperti dikutip AFP dan dilansir Antara pada Kamis (17/9/2020).

Investigasi itu juga berpotensi menafsirkan apakah Neymar membuat pernyataan homofobik kepada Gonzales, seperti dilansir media Spanyol.

Bek PSG Layvin Kurzawa terkena larangan enam pertandingan karena menendang bek kiri Marseille Jordan Amavi, yang juga dilarang bermain tiga laga setelah diusir keluar lapangan.

Leandro Paredes bakal melewatkan dua laga setelah ribut dengan kompatriot asal Argentina Dario Benedetto, yang juga dikartumerah dan dilarang tampil ketika Marseille melawan Saint-Etienne pada Kamis.

Neymar menonton kemenangan PSG 1-0 atas Metz di kandang dari bangku penonton.

Hukuman itu menambah catatan buruk Neymar sejak kedatangannya di Paris pada 2017 sebagai pemain termahal di dunia.

Dia dilarang main tiga laga oleh Union of European Football Associations (UEFA), yang kemudian dikurangi menjadi dua, karena umpatan kepada ofisial menyusul tersingkirnya PSG dari Liga Champions saat melawan Manchester United pada 2019.

Beberapa bulan kemudian dia mencaci pendukung Rennes setelah PSG kalah lewat adu penalti di laga final Piala Prancis, yang berbuntut larangan bermain tiga laga dari asosiasi sepak bola Prancis.

Neymar juga diusir di laga 2–2 melawan Marseille pada Oktober 2017 setelah mendapat dua kartu kuning.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PSG olympique marseille neymar

Sumber : Antara/AFP

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top