Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Barcelona Belum Resmi Pecat Setien, Koeman Tak Bisa Duduk di Bench

Barcelona ternyata belum secara resmi memecat Quique Setien Solat. Statusnya sekarang hanya dibebaskan dari tugas melatih. Dengan demikian, pelatih baru Ronald Koeman belum diizinkan mendampingi tim di laga resmi.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 17 September 2020  |  13:51 WIB
Ronald Koeman - Reuters/Lee Smith
Ronald Koeman - Reuters/Lee Smith

Bisnis.com, JAKARTA – Bos baru Barcelona Ronald Koeman belum bisa duduk di bench klub untuk pertandingan resmi karena tim Katalan itu belum menyetujui paket kompensasi dengan mantan pelatih Quique Setien Solar.

Terungkap pada akhir Agustus bahwa Blaugrana berstatus belum memecat Setien melalui jalur resmi dan dia bahkan telah mengirimi mereka burofax—dokumen dengan legal standing—untuk meminta dokumen pemecatan resmi.

Namun, Setien dan raksasa Katalan belum menyelesaikan kesepakatan karena dia ingin dibayar untuk tahun terakhir penuh kontraknya, sehingga federasi sepak bola Spanyol (RFEF) tidak dapat secara resmi menunjuk siapa pun sebagai bos baru Barca, seperti yang dijelaskan oleh Cadena Cope yang dikutip Football Espana pada Kamis (17/9/2020.

Itu berarti Koeman belum secara resmi diakui sebagai bos klub di bawah pertandingan ini dan, karena keadaan itu, dia tidak bisa duduk di bangku cadangan selama pertandingan resmi.

Blaugrana mengonfirmasi pemecatan Setien awal bulan ini menyusul kekalahan 2–8 di Liga Champions Eropa melawan Bayern Munchen, yang terbukti menjadi pertandingan terakhirnya sebagai pelatih.

Namun, kini terungkap bahwa Barcelona hanya membebaskannya dari tugas melatih tim daripada memecatnya dari klub, yang berarti kontraknya masih berlangsung.

Setien menangani Barca dalam 25 pertandingan dengan timnya menang 16 kesempatan, seri empat pertandingan, dan kalah lima kali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Barcelona Liga Spanyol

Sumber : Football Espana

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top