Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mourinho Akhirnya Beberkan Penyebab Kekalahan Tottenham dari Everton

"Tak hanya Everton, semua pemain di Liga Inggris (punya kualitas luar biasa). Ketika anda membiarkan mereka bermain dari belakang maka mereka akan nyaman menguasai bola."
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 September 2020  |  11:59 WIB
Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho - Reuters
Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Tottenham Hotspur menelan kekalahan 0-1 dari Everton di pekan pertama Liga Inggris musim 2020-2021 di Tottenham Hotspur Stadium, Senin (14/9/2020). Manajer Tottenham, Jose Mourinho, menyalahkan anak asuhnya atas kekalahan tersebut.

Dalam wawancara pasca pertandingan, Mourinnho menyebut anak asuhnya terlalu malas untuk menekan pemain lawan. Dia juga menyebut bahwa sejumlah pemainnya tidak dalam kondisi yang cukup bugar.

"Perjuangan kami bermula dari cara kami menekan atau, saya akan mengatakan, dalam cara kami tidak menekan karena tekanan kami di lini depan sangat buruk," ujarnya seperti dilansir laman Sky Sports.

"Saya bisa mengatakan bahwa itu adalah tekanan dengan kemalasan dan ketika anda melakukan itu anda tak menekan lawan dan membiarkan mereka membangun serangan dari belakang dan mereka memiliki pemain dengan kualitas luar biasa."

"Tak hanya Everton, semua pemain di Liga Inggris (punya kualitas luar biasa). Ketika anda membiarkan mereka bermain dari belakang maka mereka akan nyaman menguasai bola."

"Kemalasan, kemalasan untuk menekan di depan, itu yang saya katakan, yang menciptakan situasi tak seimbang bagi seluruh tim."

"Saya juga merasa beberapa pemain saya tak bugar. Matt (Doherty) kesulitan bermain seperti yang anda harapkan, contohnya."

"Kami juga memiliki beberapa pemain yang memiliki masalah fisik. Dua pra musim yang aneh bagi beberapa pemain dan dalam beberapa kasus ini bukanlah pra musim, tetapi selamat untuk teman saya Carlo (Ancelotti) dan para pemain Everton."

Dia menyatakan bahwa anak asuhnya memiliki kondisi fisik yang kurang baik karena kurang memiliki waktu latihan bersama. Hal itu terjadi, menurut dia, karena salah satu pemain Tottenham divonis positif Covid-19.

"Harry Kane berlatih bersama satu kali. Saya tak akan menyebutkan satu persatu. Banyak pemain kami tak mendapatkan latihan pra musim yang layak karena banyak alasan."

"Kami miliki kasus positif Covid-19, kami memiliki hak untuk tak menyebutkan nama pemainnya, tetapi kami memiliki satu pemain positif dan pemain lainnya harus menjalani karantina karena sempat berdekatan dengan pemain yang dinyatakan positif."

"Beberapa pemain kami juga harus menjalani karantina karena dia berlibur di negara yang memberlakukan karantina. Beberapa pemain kami juga harus bermain bersama tim negara mereka, jadi ini adalah pra musim yang sulit."

Jose Mourinho menambahkan bahwa Everton bermain lebih baik karena anak asuhnya membiarkan mereka memiliki banyak ruang di lini belakang.

"Mereka bermain dengan satu pemain jangkar, Allan berada di posisi itu sementara (Andre) Gomes dan (Abdoulaye) Doucoure menekan kami sejak lini depan. Ada banyak ruang dengan permainan seperti ini, ada banyak ruang bermain di belakang dan saya membutuhkan pemain lebih bekerja keras di sana, dan itu pun tak terjadi pada babak kedua," kata dia.

Everton memenangkan pertandingan itu lewat skema tendangan bebas pada menit ke-55. Dominic Calvert-Lewin memenangkan duel udara melawan gelandang Tottenham Hotspur, Eric Dier untuk menyambut umpan silang yang dilepaskan Lucas Digne.

Mourinho menyebut gol itu aneh karena Digne mengambil tendangan bebas lima meter lebih maju dari lokasi terjadinya pelanggaran. Dia meras heran wasit membiarkan hal itu terjadi meskipun dia telah memprotesnya.

"Pada babak kedua mereka mencetak gol yang saya kira cukup aneh. Ini bukan alasan dari hasil, ini bukan alasan atas kekalahan, ini juga bukan alasan karena kami bermain buruk, tetapi dengan begitu banyak wasit di lapangan dan di garis tepi saya merasa luar biasa wasit membiarkan tendangan bebas diambil lima meter lebih maju," kata dia.

"Sebelum gol itu terjadi saya sudah mengatakannya kepada wasit. Lima meter dalam situasi umpan silang membuat perbedaan besar untuk lini belakang kami dan juga arah umpan silang. Tetapi saya tak mau berbicara banyak soal ini."

Kekalahan tersebut jelas bukan sebuah petanda yang baik bagi Tottenham Hotspur untuk memulai musim ini. Mereka akan membuka musim dengan pertandingan kontra klub asal Bulgaria, Lokomotiv Plovdiv, di ajang kualifikasi Liga Europa Kamis besok.

Setelah itu Tottenham Hotspur akan menyambangi markas Southampton pada laga awal Liga Inggris Ahad mendatang.

Sementara bagi Everton kemenangan itu merupakan sinyal positif setelah mereka melakukan cukup banyak pembelian pemain baru. Skuad asuhan Carlo Ancelotti akan memulai musim ini dengan laga kontra Salford City di ajang Piala Liga Kamis besok.

Everton baru akan menjalani laga perdana Liga Inggris kontra West Bromwich Albion pada Sabtu mendatang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

everton tottenham

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top