Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Shin Tae-Yong Buka-bukaan Soal Keterlambatan Gaji, Begini Reaksi PSSI

PSSI belum mau bereaksi mengenai komentar manajer pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-Yong yang didug mengenai kepengurusan dan keterlambatan gaji.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  20:49 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-Yong memimpin latihan perdana di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (14/2/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-Yong memimpin latihan perdana di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (14/2/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - PSSI belum mau bereaksi mengenai komentar manajer pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-Yong yang didug mengenai kepengurusan dan keterlambatan gaji yang disampaikan via media Korea Selatan dan dipublikasikan pada hari ini, Kamis (18/6).

“Selama belum ada pernyataan langsung dari Shin Tae-Yong atau agensinya kepada kami, kami tidak akan memberikan tanggapan,” ujar pelaksana tugas Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Menurut Yunus, PSSI tidak dapat mengeluarkan konfirmasi apapun karena informasi yang beredar berasal dari media Korea Selatan, menggunakan bahasa setempat dan belum diketahui kevalidannya.

Meski demikian, dia melanjutkan, PSSI tetap mencari tahu soal kebenaran berita media tersebut.

“Ada tim yang menangani. Tim ini akan langsung tanyakan ke Shin Tae-Yong tentang berita yang terjadi di Korea Selatan,” tutur Yunus.

Media daring Korea Selatan Naver Sports mengunggah pernyataan Shin Tae-Yong, yang mereka sebut hasil wawancara, pada Kamis (18/6).

Dalam artikel berbahasa Korea tersebut, Shin Tae-Yong mengkritik PSSI yang disebutnya kerap berganti pengurus dan kebijakan. Salah satunya, Ratu Tisha Destria yang mengundurkan diri pada April 2020.

Lalu, Shin melanjutkan, ada seorang pelatih Indonesia di jajarannya yang tidak izin ketika timnas U-19 baru selesai melakukan pemusatan latihan (TC) di Thailand pada awal Februari 2020.

Bagi Shin, itu adalah sebuah kesalahan. Namun, pelatih tersebut justru bersikap seolah tidak terjadi apa-apa. Akan tetapi, kata juru taktik yang melatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu, sang pelatih malah diberikan jabatan direktur teknik oleh PSSI.

Kemudian, Shin juga menyoroti soal gaji yang disebutnya beberapa kali diberikan terlambat seperti pada bulan April terlambat dua minggu dan gaji Mei terlambat 10 hari.

PSSI mengontrak Shin Tae-Yong untuk durasi empat tahun sejak akhir Desember 2019. Pria berkewarganegaraan Korea Selatan itu bertanggung jawab untuk tim nasional senior, U-23 dan U-19 Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pssi timnas indonesia

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top