Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lazio Tak Terima Jika Serie A Italia Tidak Dilanjutkan

Bek Lazio Patricio Gabarron Gil menegaskan klub dan pemain kontestan Serie A Italia tersebut "tidak akan menerima" jika kompetisi dihentikan seperti Ligue 1 Prancis.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 06 Mei 2020  |  13:47 WIB
Suporter Lazio/Reuters - Ciro de Luca
Suporter Lazio/Reuters - Ciro de Luca

Bisnis.com, JAKARTA – Bek Lazio Patricio Gabarron Gil menegaskan klub dan pemain kontestan Serie A Italia tersebut "tidak akan menerima" jika kompetisi dihentikan seperti Ligue 1 Prancis.

Semua klub diizinkan untuk berlatih mulai pekan ini di tengah pandemi virus corona Covid-19, meskipun harus menjaga jarak sosial dan pemerintah belum memutuskan apakah musim 2019 - 2020 akan diizinkan untuk digulirkan kembali.

"Kami tidak takut [dengan pandemi] dan dengan tindakan pencegahan yang tepat, harus kembali ke lapangan," kata Patric kepada El Chiringuito de Jugones dalam Instagram Live yang dilansir Football Italia pada Rabu (6/5/2020).

“Sepak bola tidak berbeda dengan bisnis lain, kami sudah di rumah selama 2 bulan sekarang dan ingin kembali bekerja. Jika semuanya kembali normal, mengapa kita tidak?"

Ligue 1 adalah satu-satunya di antara lima liga teratas di Eropa yang secara resmi ditutup lebih awal, bersama dengan Belanda dan Belgia. Patric, yang berpaspor Spanyol, kemudian ditanya, apa yang akan terjadi jika Pemerintah Italia mencoba melakukan hal yang sama.

"Kami tidak akan menerimanya," jawab Patric, pemain berusia 27 tahun, yang bergabung ke Lazio dari jagoan La Liga Spanyol FC Barcelona 5 tahun lalu.

“Ini adalah momen bersejarah bagi Lazio, kami mengalami musim yang fantastis. Mereka tidak dapat menetapkan juara ketika klasemen sangat ketat dan masih ada 12 matchday tersisa."

Klasemen Serie A memang masih dipimpin oleh juara bertahan Juventus dengan koleksi 63 angka. Namun, itu hanya berselisih 1 angka di depan Lazio yang menduduki setrip kedua.

Bagi Lazio, ini merupakan kesempatan langka untuk berburu gelar juara, yang sepanjang sejarah sepak bola Italia baru dua kali mereka raih yakni pada musim 1973 - 1974 dan 1999 - 2000. Sementara itu, Juventus merupakan pengoleksi gelar terbanyak yaitu 35 kali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Italia lazio Juventus

Sumber : Football Italia

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top