Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fabio Cannavaro Impikan Melatih Real Madrid atau Timnas Italia

Ikon Italia Fabio Cannavaro mengaku sangat berhasrat untuk menangani Timnas Italia atau Real Madrid pada suatu hari nanti.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 30 April 2020  |  12:16 WIB
Fabio Cannavaro - Reuters
Fabio Cannavaro - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Ikon Italia Fabio Cannavaro mengaku sangat berhasrat untuk menangani Timnas Italia atau Real Madrid pada suatu hari nanti.

Mantan Cannavaro tahun lalu membawa Guangzhou Evergrande meraih gelar juara Liga Super China. Tahun lalu dia juga sempat melatih Timnas China, tetapi di belum pernah melatih di Eropa.

Sekarang, mantan bek Real Madrid itu, yang bersama skuat berjuluk Los Blancos alias Si Putih juara La Liga beruntun pada musim 2006 – 2007, 2007 – 2008 mengatakan dia sangat ingin menukangi Gli Azzurri, julukan Timnas Italia dan Real Madrid.

“Saya mulai bekerja sebagai pelatih suatu hari, bermimpi melatih klub seperti Real Madrid,” katanya kepada Madrilista Real yang dikutip Football Italia pada Kamis (30/4/2020).

"Anda harus berpikir besar, karena itu saya memikirkan Real Madrid, Timnas Italia atau klub hebat di Eropa," kata mantan pemain berusia 46 tahun itu, yang hanya membawa Timnas China bertanding sebanyak dua kali ketika melatih.

Cannavaro, yang metika masih bermain adalah bek tengah yang tangguh dan mengantar Timnas Italia juara Piala Dunia 2006 di Jerman dengan menaklukkan Prancis dengan Zinedine Zidane di final, memulai karier sebagai pelatih kepala pada 2014 di Guangzhou Evergrande setelah pada tahun sebelumnya menjadi asisten Al Ahli, klub yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab.

Pada 2015 dia melatih Al Nassr, klub Arab Saudi. Hanya satu musim, dia balik lagi ke Liga Super China, kali ini menangani Tianjin Quanjian, yang sekarang berganti nama menjadi Tianjin Tianhai.

Lagi-lagi hanya satu musim, dia pada 2017 kembali menukangi Guangzhou Evergrande. Pada periode keduanya di klub ini, dia mempersembahkan dua gelar, selain tahun lalu membawa Guangzhou Evergrande meraih gelar juara Liga Super China, pada 2018 mengantar tim berjuluk Harimau China Selatan itu menggondol Piala Super FA China setelah menghajar Shanghai Shenhua 4 - 1.

Ketika masih bermain, Cannavaro terlama membela Parma pada 1995 – 2002. Setelah memulai karier bersama klub kota kelahirannya, Napoli, pada 1992 – 1995.

Selain Real Madrid, dia kemudian berseragam Inter Milan dan Juventus, serta mengakhiri karir sebagai pemain di Al Ahli, yang 2 tahun kemudian menjadi tempatnya meniti karir kepelatihan sebagai asisten.

Fabio Cannavaro juga memiliki adik bernama Paolo Cannavaro, 38 tahun, yang juga mantan pesepak bola profesional dengan posisi bek dan pernah memperkuat sejumlah klub yakni Napoli, Parma, Hellas Verona, dan Saassuolo, tapi tidak pernah memperkuat Timnas Italia seperti abangnya yang punya 136 caps dan dua gol untuk Azzurri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Juventus real madrid Napoli timnas italia

Sumber : Football Italia

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top