Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Liga 1 Dihentikan, Ini Tanggapan Persija

Penghentian Liga 1 oleh PSSI akibat virus Corona, dihormati oleh Persija Jakarta. Menurutnya, insan sepak bola harus mengikuti keputusan pemerintah untuk memerangi virus ini.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 28 Maret 2020  |  13:08 WIB
Jakmania merayakan Treble Winner Persija, Sabtu (15/12/). JIBI/BISNIS - Aziz Rahardiyan
Jakmania merayakan Treble Winner Persija, Sabtu (15/12/). JIBI/BISNIS - Aziz Rahardiyan

Bisnis.com, JAKARTA - Persija Jakarta angkat bicara terkait keputusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI)  menghentikan sementara kompetisi Liga 1 dan 2 akibat status darurat virus Corona (Covid-19).

Manajemen klub Ibu Kota berpendapat langkah PSSI itu merupakan jalan terbaik di tengah kondisi wabah virus corona. Ferry Paulus, Direktur Olahraga Persija mengatakan, pihak klub menghormati keputusan PSSI.

“Kami tahu masyarakat Jakarta atau yang di luar Jakarta khususnya The Jakmania sangat mencintai Persija. Tetapi kita harus mengikuti keputusan pemerintah dalam memerangi virus Corona. Semua ini untuk kebaikan kita bersama,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (28/3/2020).

Seperti diketahui, PSSI secara resmi telah mengeluarkan surat keputusan bahwa kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 dalam status keadaan tertentu darurat bencana virus Corona. Kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 hingga 29 Mei 2020.

Surat tersebut menyatakan kompetisi Liga 1 2020 ditunda hingga 29 Mei. Apabila status keadaan tertentu darurat bencana tidak diperpanjang pemerintah, maka kompetisi akan kembali dihelat setelah 1 Juli 2020. Sebaliknya, bila pemerintah memperpanjang situasi ini maka secara otomatis kompetisi dihentikan.

Mochamad Iriawan, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengatakan, PSSI secara resmi telah mengeluarkan surat keputusan bahwa kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 dalam status keadaan tertentu darurat bencana virus corona (Covid) 19.

“Saya selaku Ketua Umum PSSI memutuskan, bahwa PSSI menetapkan bahwa bulan Maret, April, Mei dan Juni adalah status keadaan tertentu darurat bencana terkait penyebaran Covid 19 di Indonesia, maka status ini disebut keadaan kahar atau force majeure,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

persija Virus Corona Liga 1
Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top