Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sakit! 2 Gol Injury Time Newcastle Hambat Everton Salip Arsenal

Setelah bermain apik dan mencetak dua gol di kandang sendiri, bek Newcastle United Florian Lejeune menjadi mimpi buruk buat Everton.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 23 Januari 2020  |  23:37 WIB
Penyerang Everton, Moise Kean - Dailymail
Penyerang Everton, Moise Kean - Dailymail

Bisnis.com, JAKARTA — Setelah bermain apik dan mencetak dua gol di kandang sendiri, bek Newcastle United Florian Lejeune menjadi mimpi buruk buat Everton.

Keunggulan Everton dibuka menit ke-30 saat umpan apik Bernard disambar oleh bintang muda Italia Moise Kean, yang sekaligus menorehkan gol pertamanya di Premier League.

Gol Dominic Calvert-Lewin di menit ke-54 menambah rasa 'nyaman' tim berjuluk The Toffees ini kala bermain di Goodison Park.

Nahas, setelah menikmati kemenangan hingga pertandingan nyaris berakhir, Lejeune menjebol gawang tuan rumah di menit 90+4 dan 90+5.

Atas hasil imbang ini, Everton pun gagal mempertahankan posisi 10 besar menggeser Arsenal yang juga bermain imbang ketika melakoni laga Derby London di markas Chelsea.

Winger Everton Theo Walcott mengakui gol ganda tim tamu merupakan pukulan yang menyakitkan. Permainan apik selama 90 menit merupakan bukti hasil didikan manajer Carlo Ancelotti, dan kerja keras Kean.

"Apa yang saya sukai ketika melawan Newcastle adalah kecepatan Kean merebut bola kembali, bekerja keras untuk tim, dan menjadi penyerang yang solid bersama Dom [Calvert-Lewin], yang telah bermain sangat andal bagi kami sepanjang musim," ujarnya dalam laman resmi Everton FC, Kamis (23/1/2020).

Menurut Walcott, dengan gol pertamanya -- setelah diboyong Everton dari Juventus dengan mahar €27,5 juta -- Kean terbukti mampu beradaptasi dengan aura Liga Premier. Menurut Walcott gol pertama memang selalu menjadi yang terberat.

"Dia baru berusia 19 tahun, datang ke negara asing dan bermain di Liga Premier, liga terbaik di dunia, memang sulit. Tapi dia menunjukkan kepada kita siapa Moise Kean sebenarnya. Kami melihatnya dalam latihan dan kami sudah melihatnya di pertandingan itu [ketika melawan Newcastle]," tambahnya.

Sementara itu, Kean berterima kasih kepada manajer yang selama ini sabar memberinya kepercayaan, hingga akhirnya mampu mencetak gol sebagai starter pada laga kontra Newcastle.

"Kami bermain bagus melawan Newcastle dan tidak beruntung pada menit akhir. Tetapi, sekarang kami akan bekerja keras dan mencoba lebih banyak hal. Saya dan Dom bermain sangat baik, sama dengan semua orang, kami berusaha melakukan yang terbaik untuk tim. Saya rasa bagus untuk tim [terus] bermain dengan dua striker," ujarnya.

Kean berharap bersama Dom, striker tersubur Merseyside Biru yang kini telah mengemas 10 gol di Liga Premier, Everton akan lebih banyak mencetak gol. Sehingga kejadian tak terduga seperti ketika melawan Newcastle, tak lagi mempengaruhi hasil akhir dari kerja keras tim.

Juru taktik Everton Carlo Ancelotti menekankan bahwa timnya sebenarnya tak membuat kesalahan, "Kita tidak bisa menyalahkan pemain karena mereka bermain bagus. Tidak ada yang salah. Ini [hasil imbang karena dua gol injury time] salah satu hal dalam sepak bola yang tidak bisa kita kontrol."

Pria asal Italia ini justru lebih memilih memotivasi para pemainnya agar lebih fokus lagi menghadapi hal-hal tak terduga pada pertandingan ke depan, saat bertandang ke markas Watford, Sabtu (1/2/2020).

"Tentu kami kecewa. Tapi performa kami bagus, bermain bagus. Kami berhak menang, tapi terkadang hal-hal seperti ini bisa terjadi dalam sepak bola. Jadi kita harus melihat ke depan," ujar Don Carlo.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

everton
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top