Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan jersey dengan nomor punggung 21 kepada Presiden Joko Widodo dalam acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Asean dengan FIFA di Bangkok, Thailand, Sabtu (2/11/2019). - Dok. Biro Setpres
Premium

Piala Dunia U-20 : Antara Ambisi Sepak Bola dan Ekonomi

21 November 2019 | 12:26 WIB
Meski sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga paling terkenal di Indonesia, tapi prestasi tim nasional belum mampu memenuhi harapan. Kebanggaan pun datang dengan hadirnya kesempatan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Bisnis.com, JAKARTA – Tak bisa dipungkiri bahwa Piala Dunia merupakan salah satu gelaran olahraga terbesar dunia. Turnamen sepak bola itu seakan mampu menyatukan berbagai bangsa, termasuk Indonesia.

Namun, sejak 1930 atau pertama kalinya Piala Dunia digelar, Indonesia baru pertama kali menjadi peserta, tepatnya pada 1938. Saat itu, Indonesia masih bernama Hindia Belanda.

Ketika itu, Piala Dunia digelar di Prancis, dengan 14 negara lainnya sebagai peserta. Prancis sebagai tuan rumah, lalu ada Italia, Jerman, Swedia, Norwegia, Brasil, Kuba, Swiss, Polandia, Hindia Belanda (Indonesia), Rumania, Hungaria, Cekoslowakia, Belanda, dan Belgia.

Indonesia jadi wakil Asia pertama, meski saat itu harus kandas di tangan tim kuat Hungaria. Setelah 1938, praktis Indonesia tidak pernah sekalipun lolos lagi ke fase grup turnamen empat tahunan sekali itu.

Baru pada 1979, Indonesia kembali menunjukan tajinya di kancah sepak bola dunia. Ketika itu, Indonesia sukses lolos menjadi peserta Piala Dunia U-20 di Jepang.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top