Kiper Juventus Gianluigi Buffon Jadi Duta PBB untuk Program Pangan Dunia

Gianluigi Buffon ditunjuk sebagai Duta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Program Pangan Dunia.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 10 Oktober 2019  |  00:22 WIB
Kiper Juventus Gianluigi Buffon Jadi Duta PBB untuk Program Pangan Dunia
Gianluigi Buffon - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Gianluigi Buffon ditunjuk sebagai Duta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Program Pangan Dunia, tetapi penjaga gawang tersebut meyakinkan bahwa dia "masih seorang pemain sepakbola dan seorang yang kompetitif."

Kiper Juventus mengumumkan gelar baru dalam konferensi pers malam ini. “Saya sangat bangga menerima penunjukan ini dan memutuskan langsung menerimanya, karena saya menyukai tantangan,” kata Buffon pada Rabu (9/10/2019).

“Saya tidak dapat mengubah dunia, tetapi dapat memberikan kontribusi kecil dengan memberi contoh. Kita perlu menciptakan sistem kebajikan yang menular yang dapat melakukan kebaikan dan, sedikit demi sedikit, kita dapat memberi makan semua orang yang memerlukannya,” paparnya.

“Sayangnya, kita hampir mati rasa pada kisah tentang ada orang yang mati kelaparan. Saya ingin menyingsingkan lengan baju saya, menempatkan tangan saya di bumi dan berkeringat untuk itu. Ini akan menjadi petualangan luar biasa dan saya menerimanya karena saya melihat ini sebagai peluang untuk pertumbuhan pribadi.”

“Saya ingin menjadi jelas bahwa pekerjaan saya masih menjadi pemain sepak bola, dan yang kompetitif, karena saya tetap dalam kondisi yang baik. Akan ada waktu untuk berada di lapangan dan mengalami situasi-situasi tertentu secara langsung. Saya tidak ingin hanya menjadi patung yang berdiri di sana di depan sebuah spanduk,” lanjutnya.

“Saya ingin menyebarkan pesan ini ke semua orang di dalam dan di luar dunia sepak bola. Tujuan utama adalah membuat orang sadar akan adanya masalah. Kita dapat mencapai hal-hal besar bersama-sama."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Juventus, pbb, pangan

Sumber : Football Italia

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top