Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemimpin Suporter Garis Keras Lazio Tewas Ditembak di Kepala

Pemimpin Suporter Garis Keras Lazio Tewas Ditembak di Kepala
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Agustus 2019  |  05:23 WIB
Suporter Lazio - Reuters/Ciro de Luca
Suporter Lazio - Reuters/Ciro de Luca

Bisnis.com, JAKARTA - Pemimpin kelompok suporter garis keras Ultras Lazio ditemukan meninggal dalam keadaan tertembak kepalanya di sebuah taman di Roma pada Rabu siang bolong waktu setempat, lapor sejumlah media Italia mengutip sumber-sumber kepolisian.

Sang ketua bernama Fabrizio Piscitelli dan dikenal dengan sebutan 'Diabolik' itu diserbu di Acqueducs, tidak jauh dari Cinecitta di pinggiran kota Roma.

Media menduga Piscitelli baru-baru ini menjadi incaran investigasi narkotika dan pembunuhnya dikaitkan dengan geng narkoba rival yang menuntut balas.

Penyerangnya mendekati dia dari belakang dan menembak sisi kiri kepalanya.

'Diabolik', dan kelompoknya, Ultras dari Curva Utara Stadion Olimpiade, tak pernah jauh dari kontroversi.

Pada Agustus 2018, Ultras Lazio melarang wanita duduk di barisan depan stadion.

"La Curva Nord adalah tempat suci, wanita, para istri atau tunangan, tidak diperbolehkan menduduki 10 baris pertama." kata mereka dalam satu komunike seperti dikutip AFP.

"Kami meminta mereka yang memilih stadion itu sebagai alternatif bagi hari romantis di Villa Borghese untuk memilih tempat yang lain."

Ultras Lazio juga dituduh melancarkan kampanye anti-Semitisme kepada para penggemar AS Roma yang berbagi stadion yang sama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lazio

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top