Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gara-gara Sorakan Antihomoseksual di Copa America, Brasil Didenda

Federasi sepak bola Brasil dikenai denda US$15.000 atas sorakan antihomoseksual dari pendukungnya saat pertandingan pertama Copa America.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 28 Juni 2019  |  21:39 WIB
Para pemain Timnas Brasil setelah menaklukkan Paraguay melalui adu penalti di 8 besar Copa America 2019. - CopaAmerica.com
Para pemain Timnas Brasil setelah menaklukkan Paraguay melalui adu penalti di 8 besar Copa America 2019. - CopaAmerica.com

Bisnis.com, JAKARTA – Federasi sepak bola Brasil dikenai denda US$15.000 atas sorakan antihomoseksual dari pendukungnya saat pertandingan pertama Copa America antara tuan rumah Brasil melawan Bolivia, kata Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol).

Selain mengeluarkan sorakan antihomoseksual, para pendukung Brasil di Stadion Morumbi yang berkapasitas 46.000 penonton itu pada 15 Juni WIB juga menyalakan kembang api ketika tim kesayangan mereka menang 3 - 0 atas Bolivia.

Tim Samba yang dilatih Tite alias Adenor Leonardo Bacchi melangkah ke semifinal turnamen itu setelah mengalahkan Paraguay 4 - 3 melalui adu penalti setelah permainan selama 2 x 45 menit imbang tanpa gol.

Brasil tengah mencari trofi Copa America kedelapan sepanjang sejarah. Meskipun di Piala Dunia Brasil merupakan juara terbanyak yakni lima kali, di Copa America prestasi mereka kalah mentereng dari Uruguay yang juara 15 kali dan Argentina yang juara 14 kali.

Namun, upaya Brasil meraih trofi kesembilan menemui persoalan internal ketika pemain bintang Neymar da Silva Santos Junior cedera tak lama setelah bulan lalu Tite mencabut ban kapten dari lengannya dan menyerahkan kepada bek Dani Alves.

Brasil lolos ke babak perempat final Copa America kali ini dengan status juara Grup B, di atas Venezuela dan Peru yang juga lolos ke 8 besar, serta Bolivia yang tersingkir.

Turnamen kali ini digelar di Brasil mulai 15 Juni pagi WIB hingga 8 Juli pagi WIB. Juara bertahan adalah Cile, yang memenangi dua perhelatan terakhir, 2015 dan 2016, keduanya dengan menaklukkan Argentina di final melalui adu penalti setelah permainan selama 120 menit skor 0 - 0.

Copa America secara reguler sejak 1993 mengundang dua tim tamu di luar anggota Conmebol. Dua tamu yang mendapat kehormatan itu pada edisi kali ini ialah juara Piala Asia 2019 Qatar dan runner up Jepang. Sayangnya, dua wakil Asia itu kandas di fase grup.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

timnas brasil copa america

Sumber : CopaAmerica.com & Antara/AFP

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top