Mourinho & Wenger Anggap Final Liga Champions Tahun Ini Tak Menarik

Laga final Liga Champions 2018-2019 yang mempertemukan Liverpool dengan Tottenham Hotspurs Minggu (2/6/2019) dini hari lalu dianggap berjalan tidak menarik.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 03 Juni 2019  |  02:27 WIB
Mourinho & Wenger Anggap Final Liga Champions Tahun Ini Tak Menarik
Mohamed Salah merayakan gol dari tendangan penalti dalam laga final Liga Champions 2019 antara Tottenham Hotspur vs Liverpool di stadion Wanda Metropolitano Madrid Spanyol, Minggu (2/6/2019) dini hari - Reuters/Susana Vera

Bisnis.com, JAKARTA – Laga final Liga Champions 2018-2019 yang mempertemukan Liverpool dengan Tottenham Hotspurs Minggu (2/6/2019) dini hari lalu dianggap berjalan tidak menarik.

Anggapan itu disampaikan bekas pelatih Manchester United Jose Mourinho. Dikutip dari goal.com, Mourinho menganggap laga final Liga Champions tahun ini tak menarik lantaran Liverpool dan Tottenham dianggap terlalu pragmatis di laga pemungkas itu.

“Saya pikir jika ini laga Premier League atau final Piala Liga, kita harus juga mengatakan bahwa laga ini tidak berjalan bagus. Karena ini laga final Liga Champions, harusnya ada sisi emosional yang dimiliki kedua tim. Tapi saya rasa kualitas permainan mereka tidak bagus,” ujar Mourinho.

Dalam laga final yang berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano kemarin, Liverpool berhasil meredam Tottenham dengan keunggulan dua gol tanpa balas. Kedua gol The Reds dicetak Mohamed Salah dan Divock Origi.

Atas kemenangan itu, Liverpool berhak meraih gelar juara Liga Champions keenam sepanjang klub itu berdiri. Sementara Tottenham harus meneruskan puasa gelarnya tahun ini.

Liverpool telah menjuarai Piala Champions pada musim 1976-1977, 1977-1978, 1980-1981, dan 1983-1984. Setelah format kompetisii berubah menjadi Liga Champions, Liverpool meraih gelara juara pada musim 2004-2005 dan 2018-2019.

Pandangan bahwa laga final yang mempertemukan dua klub Inggris itu berjalan membosankan juga datang dari eks-pelatih Arsenal Arsene Wenger. Menurutnya, kedua tim menunjukkan permainan yang terlalu biasa-biasa saja di final.

“Saya kira penampilan Liverpool sangat biasa dan standar, dan banyak hal yang harusnya bisa dilakukan Tottenham di laga ini. Mereka kekurangan insting membunuh, dan saya rasa ini terjadi karena masalah psikologis alih-alih kualitas para pemain,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
liga champions, Liverpool, tottenham

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top