Dua Kali Skor 1 - 1 di Surabaya, Djanur Terancam Didepak Persebaya

Persebaya kembali tertahan di kandang sendiri. Di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Bajol Ijo ditahan imbang PSIS Semarang 1 - 1. Walhasil, manajemen akan mengevaluasi tim pelatih.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 31 Mei 2019  |  15:03 WIB
Dua Kali Skor 1 - 1 di Surabaya, Djanur Terancam Didepak Persebaya
Djadjang Nurdjaman - Antara/Rosa Panggabean

Bisnis.com, JAKARTA – Persebaya kembali tertahan di kandang sendiri. Di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Bajol Ijo ditahan imbang PSIS Semarang 1 - 1. Walhasil, manajemen akan mengevaluasi tim pelatih.

”Manajemen sangat kecewa dengan hasil seri di dua laga home ini,” kata Manajer Persebaya Candra Wahyudi. ”Kebobolan dua kali karena kelengahan. Tim ini seharusnya lebih baik dari saat ini. Kami akan evaluasi tim pelatih dan akan membuat keputusan secepatnya demi sesegera mungkin mengembalikan performa Persebaya yang semestinya,” lanjutnya.

Candra menyesalkan lahirnya gol PSIS melalui Septian David Maulana. Saat itu, Persebaya terlalu lama bermain dengan 10 pemain karena Novan Setya Sasongko mengalami cedera.

Ketika Abu Rizal Maulana dipersiapkan masuk menggantikan Novan, gawang Persebaya sudah kebobolan melalui sontekan Septian yang lolos dari kawalan di sisi kanan, posisi yang ditempati Novan.

”Itu menunjukkan ada yang tidak pas di tim kepelatihan. Sebenarnya setelah laga melawan Kalteng Putra [juga berakhir 1 - 1] sudah kami beri lampu kuning, kini akan ada keputusan tegas,” ungkapnya.

Masih awal musim, tiga pertandingan, namun manajemen Persebaya menegaskan harus segera melakukan perbaikan. Karena kalau kondisi yang terjadi saat ini terus berlanjut, Ruben Sanadi dan kawan-kawan akan kesulitan untuk memenuhi target yaitu memperbaiki posisi lima besar yang diraih musim lalu.

”Kami ucapkan terima kasih kepada suporter karena terus mendukung kami. Mereka seharusnya mendapatkan yang lebih baik dari hasil yang kami capai saat ini. Kami yakin, evaluasi tegas yang akan kami lakukan ini akan membangkitkan Persebaya,” kata Candra sebagaimana dilansir laman resmi Persebaya.

Persebaya kini fokus untuk menyongsong laga keempat Liga 1 2019 melawan Barito Putera pada 15 Juni nanti. Green Force akan kembali menjadi tuan rumah. Tidak ada pilihan lain selain menang, setelah dua hasil seri di kandang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
persebaya, Liga 1

Sumber : Persebaya.id

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top