Selama Puasa, Bhayangkara FC Latihan Malam Hari

Dokter tim Bhayangkara FC Alfan NurAshyar mengatakan, latihan pada malam hari menjadi program terbaik untuk pemain skuat berjuluk The Guardian itu selama bulan puasa.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Mei 2019  |  19:20 WIB
Selama Puasa, Bhayangkara FC Latihan Malam Hari
Para pemain Bhayangkara FC berlatih di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Rabu (8/5/2019) malam. - Dok. Bhayangkara FC

Bisnis.com, JAKARTA - Dokter tim Bhayangkara FC Alfan NurAshyar mengatakan, latihan pada malam hari menjadi program terbaik untuk pemain skuat berjuluk The Guardian itu selama bulan puasa.

Dikutip dari laman resmi Bhayangkara di Jakarta, Kamis (9/5/2019), fisik pemain dianggap dalam kondisi terbaik usai mendapatkan nutrisi dan energi dari asupan makanan saat berbuka puasa.

"Jadi kami berlatih mulai pukul 20.00 WIB," ujar Alfan.

Menurut Alfan, sejatinya bisa saja Bhayangkara FC menerapkan latihan pada pagi atau sore hari.

Akan tetapi, kebijakan itu cukup berisiko dan dapat menimbulkan efek negatif ke pemain.

"Latihan di pagi hari sebenarnya bisa dilakukan karena kalori yang ada masih sangat cukup untuk latihan. Akan tetapi, setelah itu tubuh pemain memerlukan waktu lama untuk mendapatkan kembali nutrisi dan cairan sampai saat berbuka," tutur Alfan.

Sementara, latihan di sore hari menjelang berbuka dapat menimbulkan cedera. Kondisi atlet tidak bugar karena sudah berpuasa selama sekitar setengah hari.

"Saat itu kadar glukosa darah dalam kondisi rendah. Ini dapat membuat atlet kurang bertenaga, malas dan tidak konsentrasi. Kalau sudah begitu harus waspada cedera," kata Alfan.

Bhayangkara FC akan menjalani setidak-tidaknya tiga laga Liga 1 Indonesia 2019 di bulan puasa.

Laga perdana juara Liga 1 2017 ini di Liga 1 2019 adalah menghadapi tuan rumah Borneo FC pada Kamis (16/5/2019).

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sepak bola, Puasa, Bhayangkara FC

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top