Jelang Liverpool vs Chelsea, Salah Korban Rasis via Medsos

Pelatih Liverpool Juergen Klopp menggambarkan dugaan pelecehan rasis yang ditujukan pada striker Mohamed Salah oleh beberapa penggemar Chelsea sebagai "menjijikkan".
M. Syahran W. Lubis | 13 April 2019 23:39 WIB
Striker Liverpool FC Mohamed Salah - Reuters/Andrew Yates

Bisnis.com, JAKARTA – Pelatih Liverpool Juergen Klopp menggambarkan dugaan pelecehan rasis yang ditujukan pada striker Mohamed Salah oleh beberapa penggemar Chelsea sebagai "menjijikkan" dan menyerukan agar mereka dilarang dari semua stadion sepak bola seumur hidup.

Tiga penggemar dihentikan dari memasuki Stadion Slavia Praha untuk pertandingan Liga Europa pada Jumat (12/4/2019) setelah video muncul di media sosial dengan tuduhan rasis tentang Salah yang merupakan pemain Timnas Mesir.

Chelsea, yang akan bertandang ke Liverpool dalam lanjutan Liga Primer Inggris, mengutuk segala bentuk perilaku diskriminatif, sementara kepolisian Merseyside mengatakan mereka sedang menyelidiki publikasi tweet ofensif yang dibuat terkait dengan pemain Liverpool.

"Itu menjijikkan. Ini contoh lain dari sesuatu yang seharusnya tidak terjadi," kata Klopp pada konferensi pers pada Sabtu (13/4/2019).

"Ini pertanda lain bahwa ada sesuatu yang sedikit keliru di luar. Semakin kuat reaksinya, semakin banyak itu membantu. Jika Anda melakukan sesuatu seperti itu, Anda seharusnya tidak dapat memasuki stadion lagi, dari sudut pandang saya, seumur hidup."

Salah, mantan pemain Chelsea, Pemain Terbaik Musim Ini di Inggris, memenangi penghargaan Pemain Terbaik Afrika untuk kedua kalinya berturut-turut pada Januari.

"Sepak bola adalah contoh terbaik tentang bagaimana berbagai ras dapat bekerja dengan sangat baik bersama. Tidak ada yang peduli di mana Anda berasal atau siapa orang tua Anda atau apa pun," tambah Klopp.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
chelsea, liga inggris, liverpool

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup