Racing Club Juara Liga Argentina 18 Kali

Racing Club memenangi gelar liga Argentina pertama mereka sejak 2014 setelah imbang 1 - 1 di markas Tigre pada Senin (1/4/2019) pagi WIB.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 01 April 2019  |  07:54 WIB
Racing Club Juara Liga Argentina 18 Kali
Para pemain Racing Club merayakan gelar juara liga Argentina. - Fox Sports

Bisnis.com, JAKARTA – Racing Club memenangi gelar liga Argentina pertama mereka sejak 2014 setelah imbang 1 - 1 di markas Tigre pada Senin (1/4/2019) pagi WIB, dibantu oleh gagal menang kompetitor terdekat, Defensa y Justicia, yang dipaksa seri tamunya Union Santa Fe 1 - 1.

Hasil dua laga itu memberi Racing keunggulan yang tidak dapat diatasi dengan hanya satu pertandingan tersisa musim ini.

Racing memimpin setelah 57 menit melalui Augusto Solari dan disamakan tuan rumah Tigre lewat gol Lucas Rodriguez injury time babak kedua. Meski hanya meraih 1 angka tambahan, itu sudah cukup bagi Racing untuk memastikan gelar juara.

Klub dari Avellaneda, Buenos Aires, itu memiliki 56 poin dari 24 pertandingan, unggul 4 poin dari Defensa y Justicia dengan hanya satu pertandingan tersisa.

Defensa y Justicia, klub kecil yang juga berbasis di Buenos Aires yang memulai debut di kompetisi level keempat Argentina pada 1978, belum pernah meraih gelar utama.

Ketiadaan mental juara itu pula yang menggagalkan mereka melewati Racing dalam perburtuan gelar kali ini. Mereka tampil gagap di ujung kompetisi dengan menelan dua kekalahan dari lima pertandingan terakhir sebelum terakhir seri 1 - 1 saat menjamu Union Santa Fe.

Racing telah memimpin liga sejak pertandingan keempat musim ini dan terus mengumpulkan poin untuk meraih Superliga, gelar liga ke-18 dalam sejarah mereka.

Klub tersebut dikenal sebagai salah satu dari lima klub besar Argentina tetapi mereka telah dilanda serangkaian kesulitan keuangan selama beberapa tahun terakhir dan ini hanya kemenangan liga ketiga mereka sejak 1966.

Hasil dua laga tersebut, yang memastikan Racing tampil sebagai juara, dengan sendirinya menghapus potensi laga seru yang semula bisa terjadi di matchday ke-25 atau terakhir pada Senin pagi pekan depan WIB yakni ketika Racing menjamu Defensa y Justicia.

Sedianya, jika Racing kalah dari Tigre dan Defensa y Justicia menaklukkan Union Santa Fe, pertandingan di matchday tersebut akan menentukan juara.

Namun kini, apa pun hasil laga tersebut, Racing telah dipastikan juara meski tentu tak ingin gelar itu dinodai dengan kehilangan poin di laga terakhir di hadapan oendukung sendiri di Stadion Presidente Juan Domingo Peron di Buenos Aires.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
timnas argentina, Racing Club

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top