Jadwal Liga Champions: Jelang ke Liverpool, Munchen Bukan Favorit

Penampilan ciamik Liverpool yang disertai pertahanan kokoh menjadikan mereka favorit dalam pertandingan babak 16 besar Liga Champions Eropa melawan Bayern Munchen pada Rabu (20/2/2019) pagi WIB
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 18 Februari 2019  |  16:21 WIB
Jadwal Liga Champions: Jelang ke Liverpool, Munchen Bukan Favorit
Bek Bayern Munchen Joshua Kimmich - Reuters/Kai Pfaffenbach

Bisnis.com, JAKARTA – Penampilan ciamik Liverpool yang disertai pertahanan kokoh menjadikan mereka favorit dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa melawan Bayern Munchen pada Rabu (20/2/2019) pagi WIB, menurut bek klub Jerman tersebut, Joshua Kimmich.

Liverpool bersaing ketat dengan Manchester City berebut posisi teratas klasemen Liga Primer Inggris dan menjadi tim dengan kebobolan gol paling sedikit, kalah hanya satu kali dalam 26 pertandingan. Mereka juga tidak terkalahkan di kandang di Liga Primer dan Liga Champions musim ini.

"Liverpool favorit," kata Kimmich menjelang pertandingan leg pertama 16 besar Liga Champions di Anfield. "Mereka hanya kehilangan satu pertandingan liga sepanjang musim dan hanya kemasukan 15 gol. Mereka memiliki pertahanan yang sangat bagus dan garis ofensif mereka juga luar biasa.”

Menurut Kimmich, para pemain Liverpool bergerak sangat cepat serta tangguh saat berduel dengan pemain lawan. “Jadi, tidak akan mudah untuk bertarung melawan mereka."

Munchen tak pernah mencapai final sejak mereka terakhir juara Liga Champions Eropa pada 2013 melawan Borussia Dortmund, yang saat itu ditangani Jurgen Klopp, pelatih Liverpool saat ini, dan Kimmich menerima kenyataan bahwa mereka saat ini tidak layak dianggap sebagai elite Eropa.

"Ketika Anda melihat kami, kami tidak konsisten seperti sebelumnya. Kami perlu meningkatkan gaya bermain sebelum kami dapat membandingkan dengan tim-tim terbaik di Eropa," lanjut Kimmich.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
liga champions, Liverpool, Bayern Munchen

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top