Mafia Bola, PSSI Diminta Tak Lapor ke FIFA

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus mendukung langkah Satgas Mafia Bola untuk pemberantasan masalah pengaturan skor yang terjadi di sepakbola Indonesia.
Hafiyyan | 08 Februari 2019 08:45 WIB
Gatot S. Dewa Broto - Bisnis/Aziz Rahardyan

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus mendukung langkah Satgas Mafia Bola untuk pemberantasan masalah pengaturan skor yang terjadi di sepak bola Indonesia.

Hal itu ditegaskan Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto usai menghadiri pemeriksaan sebagai saksi dalam dugaan pidana penyuapan terkait pertandingan PSS Sleman vs Madura FC Liga 2 Indonesia2018, di Dittipidkor Bareskrim Polri, Kamis (7/2/2019).
 
Sesmenpora menjalani pemeriksaan kurang lebih 4 jam dengan total 23 pertanyaaan. Hampir semua rata-rata pertanyaan yang diberikan menurut Sesmenpora terkait peran dan konsen Kemenpora terhadap kasus penyuapan dan pengaturan skor terhadap sepakbola Indonesia.

"Kehadiran memenuhi panggilan Bareskrim terkait kasus penyuapan pertandingan antara PSS Sleman vs Madura FC. Di situ saya juga ditanya apakah kenal dengan Hidayat, dan saya jawab tidak kenal. Termasuk apakah kenal dengan Manajer Madura FC Yanuar," katanya, dikutip dari laman Kemenpora, Jumat (8/2/2019).
 
Menurut Gatot pertanyaan yang diajukan merupakan pengembangan dari pemeriksaan sebelumnya tentang mekanisme yang sifatnya adminitratif terkait hubungan kerja antara PSSI dengan Kemenpora, BOPI dan KONI. Konteks tidak semata-mata dalam kasus pengaturan skornya saja, tapi juga untuk menilai kapasitas apa yang menjadi kewajiban Kemenpora kepada PSSI sesuai Undang-Undang SKN No 3 tahun 2005.
 
Semenpora sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Satgas Mafia Bola terhadap kasus penyuapan dan pengaturan skor ini, dan dia juga menegaskan bahwa apa yang dilakukan satgas dan Kemenpora bukan bagian dari intervensi.

"Saya tegaskan sekali lagi, ini bukan bagian bentuk intervensi negara atau dari pemerintah. Saya meminta kepada PSSI agar jangan coba-coba melaporkan kepada FIFA ini adalah pelanggaran intervensi. Karena apa yang dilakukan Satgas hari ini adalah bagian dari perbaikan untuk sepakbola Indonesia," tegas Gatot.

Tag : sepakbola, pssi, fifa
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top