Carlos Queiroz Juru Taktik Baru Timnas Kolombia

Carlos Queiroz, yang terakhir menangani Timnas Iran di Piala Asia 2019, ditunjuk sebagai pelatih Timnas Kolombia. Dia tiba di Kolombia pada pada Kamis (7/2/2019).
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 07 Februari 2019  |  08:46 WIB
Carlos Queiroz Juru Taktik Baru Timnas Kolombia
Carlos Queiroz saat tiba di Bandara El Dorado di Bogota, Kolombia, pada Kamis (7/2/2019) pagi WIB. - Reuters/Carlos Julio Martinez

Bisnis.com, JAKARTA – Carlos Queiroz, yang terakhir menangani Timnas Iran di Piala Asia 2019, ditunjuk sebagai pelatih Timnas Kolombia. Dia tiba di Kolombia pada pada Kamis (7/2/2019).

Dia menempati pos yang terakhir diisi pelatih asal Argentina Jose Pekerman yang kontraknya berakhir selepas Piala Dunia 2018.

Queiroz, kelahiran Mozambik tetapi berpaspor Portugal, menjadi orang Eropa keempat yang pernah melatih Timnas Kolombia sepanjang sejarah setelah Friedrich Donnenfeld, Toza Veselinovic, dan Blagoje Vidinic.

Donnenfeld, mantan striker Timnas Austria, pernah melatih Timnas Kolombia pada 1949 dan Junior, klub Kolombia pada 1951 hingga 1954.

Veselinovic, mantan striker Timnas Yugoslavia, melatih Timnas Kolombia pada 1972-1973, sedangkan Vidinic, eks-kiper Timnas Yugoslavia, menangani Kolombia pada 1976-1979.

Queiroz akan melatih Si Petani Kopi, julukan Timnas Kolombia, hingga akhir 2022 selepas Piala Dunia digelar di Qatar.

Pelatih berusia 65 tahun itu sebelumnya menangani sejumlah timnas. Sebelum Iran, eks-kiper klub Mozambik Ferroviario de Nampula itu pernah melatih Timnas Portugal (dua periode), Uni Emirat Arab, dan Afrika Selatan.

Dia juga melatih Real Madrid pada 2003-2004, membawa Los Blancos alias Si Putih merebut trofi Piala Super Spanyol 2003.

Bersama Timnas Kolombia, Queiroz akan bertarung di Copa America 2019 di Brasil pada 14 Juni hingga 7 Juli. Setelah itu, Kolombia akan menjalan babak kualifikasi Piala Dunia 2022 yang dijadwalkan berlangsung mulai Maret 2020 hingga November 2021.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
timnas portugal, timnas kolombia

Sumber : El Espectador & Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top