Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Persija Siap Tempur Lawan Home United di Liga Champions Asia

Persija Siap Tempur Lawan Home United di Liga Champions Asia
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 22 Januari 2019  |  15:38 WIB
Tim Persija - Liga Indonesia
Tim Persija - Liga Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Jelang melawan Home United di kualifikasi babak pertama Liga Champions Asia 2019 pada 5 Februari mendatang di Jalan Besar Stadium, Singapura, tim Macan Kemayoran menghadapi masalah International Transfer Certificate (ITC). Lalainya PSSI membuat Persija tidak bisa mendaftarkan pemain asingnya untuk bermain di kompetisi tersebut.

PSSI sendiri baru membuka proses ITC untuk klub Indonesia pada 15 Februari nanti. Menurut mereka, hal itu mengacu kompetisi yang baru digelar pada awal Mei 2019 karena ada agenda politik yaitu Pemilu 2019. Sayangnya mereka tidak mempertimbangkan Persija yang akan bermain di kualifikasi Liga Champions Asia pada awal Februari mendatang. Lalainya PSSI menjadi kerugian besar bagi Macan Kemayoran yang menjadi Juara Liga 1 musim 2018. Persija tidak bisa memainkan empat pemainnya. Diantaranya, Jahongir Abdumuminov, Bruno Matos, Vinicius Lopez dan Ryuji Utomo.

Menanggapi hal ini Persija melalui Manajer tim Marsma TNI Ardhi Tjahjoko mengatakan timnya memang mengalami kerugian karena akan mengurangi kekuatan tim. Tapi ia yakin timnya tetap kompetitif dengan materi yang ada saat ini.

“Yang jelas kita akan memaksimalkan pemain yang ada. Apalagi Simic top skor kita juga bisa main. Kami sudah bicara dengan pelatih dan manajemen kita siap maksimalkan pemain yang ada sekarang,” timpal Ardhi dalam situs resmi Persija, Selasa (22/1/2019).

Begitu juga dengan pelatih Ivan Kolev. Kolev percaya dengan kualitas pemain lainnya timnya bisa kompetitif di ajang tersebut. “Oh saya percaya, saya lihat kualitas mereka cukup bagus. Mereka harus membuktikan kualitasnya di lapangan saat game, itu penting,” tegas Kolev.

Di bagian lain PSSI berdalih bahwa mereka sudah memasukkan jadwal TMS ke FIFA sejak awal. “Kami sebelumnya sudah memasukkan jadwal untuk TMS ini ke FIFA pada saat kompetisi musim 2018 masih berjalan. Kami memilih tanggal tersebut lantaran memperhitungkan ada agenda pemilihan umum sehingga kompetisi baru berjalan Mei 2019. Sementara jadwal Persija main di Liga Champions Asia baru dikeluarkan AFC, setelah kami mendaftarkan periode TMS,” kata Gatot Widakdo, kepala Hubungan Media dan Promosi Digital PSSI.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

persija

Sumber : Persija

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top