Kiper Timnas U-22 Diminta Bisa Ikut Membangun Serangan

Kiper Timnas U-22 Diminta Bisa Ikut Membangun Serangan
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Januari 2019  |  18:29 WIB
Kiper Timnas U-22 Diminta Bisa Ikut Membangun Serangan
Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri (kedua kanan) memberikan intruksi kepada pemain saat sesi latihan di Lapangan Madya, Komplek SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (8/1/2019). - ANTARA/Putra Haryo Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Asisten pelatih tim nasional U-22 Indonesia Hendro Kartiko mengatakan, salah satu kriteria penting seorang kiper di skuatnya adalah harus dapat mengawali serangan tim.

"Jadi dia harus dapat menguasai dan mendistribusikan bola dengan baik karena kami mengawali serangan dari bawah," ujar Hendro, yang pernah mengawal gawang timnas Indonesia periode 1996-2007, di Jakarta, Rabu.

Artinya, pria berusia 45 tahun itu melanjutkan, kiper bukan hanya bertugas sebagai penghalau tembakan, tetapi bagian utuh dari organisasi permainan timn
Hal itu sesuai dengan filosofi permainan sang pelatih kepala Indra Sjafri. Indra dikenal sebagai juru taktik yang kerap menggunakan taktik umpan-umpn pendek yang dipadukan bola-bola jauh.

"Kiper dan semua pemain harus dapat menyesuaikan diri dengan filosofi pelatih Indra," tutur Hendro.

Timnas U-22 sendiri tengah menggelar pemusatan latihan sekaligus seleksi untuk menentukan tim yang akan bertanding di Piala U-22 AFF 2019 di Kamboja yang berlangsung pada 17 Februari-2 Maret 2019.

Di turnamen itu, Indonesia bergabung dengan Malaysia, Myanar, Singapura dan tuan rumah Kamboja di Grup.

Sebanyak empat penjaga gawang terlibat dalam pemusatan latihan dan seleksi yang diikuti lebih dari 30 pemain tersebut. Mereka yaitu Hilman Syah, Awan Setho, Satria Tama dan M. Riyandi.

Hendro cukup optimistis dengan kemampuan keempat penjaga gawang tersebut, termasuk Hilman Syah yang baru pertama kali dipanggil timnas.

Dia meminta semua calon kiper timnas U-22 selalu percaya diri dan senantiasa meningkatkan kemampuan.

"Kiper bukan hanya tetang postur. Kadang ada yang perawakan fisiknya bagus, tetapi kurang gesit. Jadi, semua ada plus-minusnya," tutur Hendro.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
timnas u-23

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup