Kalah dari Wolves, Sarri Nilai Pemain Chelsea Terlalu Percaya Diri

Wolverhampton Wanderers secara mengejutkan mengalahkan tamunya, Chelsea, dengan skor 2 - 1 dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Ini kata pelatih Chelsea.
Oktaviano DB Hana | 06 Desember 2018 12:34 WIB
Pelatih Chelsea Maurizio Sarri - Reuters/John Sibley

Bisnis.com, JAKARTA – Wolverhampton Wanderers secara mengejutkan mengalahkan tamunya, Chelsea, dengan skor 2 - 1 dalam lanjutan Liga Primer Inggris.

Pertandingan yang dihelat di Stadion Molineux di Wolverhampton pada Kamis (12/2018) dini hari tadi, sebenarnya sempat dipimpin Chelsea terlebih dahulu melalui gol Ruben Loftus-Cheek pada menit ke-18.

Dua gol Wolves, melalui Raul Jimenez dan Diogo Jota, pada paruh kedua pertandingan memupuskan harapan Chelsea untuk mencuri 3 poin meskipun mendominasi penguasan bola hingga 70%.

Pelatih Chelsea Maurizio Sarri menilai dalam pertandingan itu para pemainnya terlalu percaya diri seetelah mampu unggul satu gol terlebih dahulu. Dia mengatakan Chelsea bermain dengan gaya yang benar-benar berbeda pada 35 menit terakhir pertandingan.

“Tentu saja, setelah pertandingan ini kami kehilangan kepercayaan diri tetapi mungkin itu lebih baik karena kadang-kadang pemain saya menunjukkan bahwa mereka terlalu percaya diri,” kata pelatih berusia 59 tahun itu, seperti dikutip Sky Sports.

Sarri mengatakan sebenarnya dalam 55 menit awal pertandingan anak asuhnya bermain sangat baik. Namun, setelah gol pertama Wolverhampton, semuanya berubah.

Dia pun khawatir lantaran para pemainnya tampak tidak bereaksi setelah gol itu terjadi hingga akhirnya Chelsea mesti mengakui keunggulan Wolverhampton.

“Saya sangat khawatir, bukan karena hasilnya, tetapi karena fakta bahwa kami tidak bereaksi terhadap gol pertama lawan. Kami tidak bereaksi sama sekali sehingga saya benar-benar sangat khawatir untuk ini,” lanjutnya.

Dengan hasil tersebut, Chelsea harus turun ke posisi keempat dengan selisih 10 poin dari pemimpin kelasemen, Manchester City.

Sumber : Sky Sports

Tag : chelsea, liga inggris
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top