Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PSMS Masih Pede Bisa Lolos dari Jerat Degradasi

Skuat PSMS masih percaya diri bisa lolos dari jerat degradasi. Walaupun sekarang ada di posisi paling bawah klasemen GO-JEK LIGA 1 2018.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 26 November 2018  |  21:16 WIB
PSMS Medan - Antara/Septianda Perdana
PSMS Medan - Antara/Septianda Perdana

Bisnis.com, JAKARTA - Skuat PSMS masih percaya diri bisa lolos dari jerat degradasi. Walaupun sekarang ada di posisi paling bawah klasemen GO-JEK LIGA 1 2018.

Hingga pekan ke-32 PSMS baru mengoleksi 34 poin. Tapi mereka masih punya sisa 3 pertandingan. Sama dengan milik seteru di papan bawah, PS Tira, juga punya sisa 3 pertandingan.

Itu karena PSMS dan PS Tira akan bentrok dalam laga tunda pada 5 Desember 2018 mendatang. Siapa pemenang di laga itu tampaknya akan menentukan sukses atau tidaknya lolos dari degradasi.

Pemain depan PSMS, Frets Butuan, mengatakan semua pemain punya tekad yang sama. Mereka tidak rela Ayam Kinantan turun kasta.

Kalau sampai terjatuh, maka butuh waktu dan pengorbanan tidak sedikit agar bisa promosi lagi ke kasta tertinggi.

"Semua pemain akan bersungguh-sungguh meraih hasil terbaik di tiga laga tersisa," ucap Frets Butuan dalam situs resmi Liga Indonesia, Senin (26/11//2018).

Keyakinan para pemain PSMS juga didasari selisih poin yang tipis di papan bawah. Oleh karena itu semua kemungkinan masih bisa terjadi.

Terlebih tim lainnya tinggal punya sisa dua pertandingan. Sehingga, hanya bisa punya potensi menambah 6 poin lagi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

psms

Sumber : Liga Indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top