Wijnaldum: Liverpool Harus Rebut Trofi, Tak Cukup di Statistik

Catatan statistik Liverpool di Liga Primer Inggris musim ini begitu impresif saat dibaca, namun fokus semestinya diarahkan pada mengantarkan trofi demi trofi ke Anfield.
Newswire | 17 November 2018 00:52 WIB
Gelandang Liverpool Georginio Wijnaldum - Twitter Premier League

Bisnis.com, JAKARTA – Catatan statistik Liverpool di Liga Primer Inggris musim ini begitu impresif saat dibaca, namun fokus semestinya diarahkan pada mengantarkan trofi demi trofi ke Anfield, menurut gelandang Georginio Wijnaldum seperti dikutip laman resmi klub.

Klub Merseyside itu menghunu peringkat kedua di liga setelah menjalani 12 pertandingan dengan 30 poin, tertinggal 2 angka dari juara bertahan Manchester City.

Ini start terbaik Liverpool di liga sejak dibentuknya Liga Primer Inggris pada 1992, dan laju tidak terkalahkan mereka dibangun dari dasar pertahanan yang kokoh. Tim itu baru kemasukan lima gol, catatan terbaik di kompetisi itu bersama dengan Manchester City.

Wijnaldum menginginkan Liverpool, yang tidak pernah memenangi gelar liga sejak 1990 dan trofi terkininya didapat ketika mereka menjuarai Piala Liga pada 2012, untuk mengonversi catatan-catatan bagus tersebut dalam kesuksesan nyata.

"Itu indah untuk didengar, tentu saja, namun kami tidak bermain untuk statistik. Kami bermain untuk memenangi pertandingan-pertandingan dan pada akhir musim, kami berharap dapat memenangi sesuatu," ucapnya.

"Tentu saja merupakan sesuatu yang bagus ketika Anda tidak kemasukan gol karena hal itu membuat lebih mudah untuk memenangi pertandingan demi pertandingan, dan juga mengindikasikan kami bertahan dengan baik, namun menurut saya Anda juga memerlukan sedikit keberuntungan."

"Tentu saja, angka-angka itu mengatakan sesuatu mengenai kualitas pertahanan kami, khususnya di kandang, namun kami harus yakin bahwa kami sekarang mampu meneruskannya dan menjalani laju yang baru."

Wijnaldum memuji sesama pemain Belanda Virgil van Dijk, yang sukses mengomandani lini pertahanan, untuk mencatatkan tujuh clean sheet musim ini.

"Menurut saya Virgil menjadi pembeda di garis terakhir karena ia merupakan pemain bertahan yang bagus, pemain bertahan yang besar. Ia merupakan orang tambahan yang dapat bertahan pada situasi bola mati dengan baik," tuturnya.

"Ia adalah pemimpin di garis terakhir yang bukan hanya membantu dirinya sendiri dengan kualitasnya, namun juga pemain di sekitarnya, dan ia benar-benar membantu tim."

Sumber : Antara

Tag : liga inggris, liverpool
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top