Persija Minta The Jakmania Tidak Terprovokasi dan Ciptakan Perdamaian

Persija Minta The Jakmania Tidak Terprovokasi dan Ciptakan Perdamaian
Newswire | 27 September 2018 20:36 WIB
Suporter Persija - Antara/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Persija Jakarta mengimbau The Jakmania menciptakan perdamain selepas tewasnya Haringga Sirla, yang dikeroyok pendukung Persib Bandung di sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dalam laga Liga 1 pada Minggu (23/9/2018).

"Kami mengimbau kepada semua pendukung Persija untuk melakukan kegiatan yang berfaedah untuk perdamaian khususnya sepak bola," kata Gede dalam sebuah pernyataan tertulis pada Kamis (28/9/2018).

Selepas kejadian di Bandung itu, Gede meminta pendukung Persija tidak menyebarkan atau membuat ujaran kebencian di media sosial. Hal ini bisa memperkeruh kondisi di lapangan. "Atau provokasi lain yang kontra produktif dengan mengakhiri kekerasan dan kengerian di sepak bola Indonesia," ujar Gede.

Selain itu, Gede berharap, pemerintah bisa lebih aktif di dunia cyber. Sebab, menurutnya, perselisihan suporter saat ini kerap diawali dari sosial media. Di mana di media sosial, kata dia, ujaran kebentian antarsuporter kerap ditemukan.

"Mendorong pemerintah lebih aktif dan membendung suasana keruh di media sosial," ucap Gede.

Haringga Sirila, yang merupakan pendukung Persija tewas dikeroyok oleh pendukung Persib Bandung sebelum laga Persib Bandung melawan Persija di Stadion GBLA Bandung pada Ahad lalu. Warga Jakarta Barat itu tewas mengenaskan karena dipukuli. Polisi telah menangkap lebih dari lima orang pelakunya.

Buntut dari insiden dalam laga Persib vs Persija tersebut, federasi sepak bola Indonesia atau PSSI menghentikan sementara kompetisi Liga 1 mulai pekan ke-24. Selain PSSI, Kementerian Pemuda dan Olahraga, PT. Liga Indonesia Baru juga bersikap serupa, kompetisi dihentikan sementara.

Sumber : Tempo

Tag : persija
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top