Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Doping Denis Cheryshev Bakal Diinvestigasi

Kasus Doping Denis Cheryshev Bakal Diinvestigasi
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 September 2018  |  12:27 WIB
Penyerang sayap Timnas Rusia Denis Cheryshev - Reuters/Fabrizio Bensch
Penyerang sayap Timnas Rusia Denis Cheryshev - Reuters/Fabrizio Bensch

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Anti Doping Spanyol (AEPSAD), Rabu, mengatakan  pihaknya sedang menjajagi investigasi terhadap pemain sayap Valencia dan Rusia Denis Cheryshev, menyusul pernyataan dari ayahnya, Dmitri, kepada media Rusia mengenai suntikan yang digunakan sang pemain sebagai bentuk perawatan terhadap cederanya.

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa kami telah memulai penyelidikan untuk mendapat lebih banyak informasi mengenai kasus itu," kata juru bicara AEPSAD,  lembaga untuk Perlindungan Kesehatan di bidang Olahraga, yang berkomitmen melawan doping.

"Investigasi dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan Badan Anti Doping Rusia dan dengan Badan Anti Doping Dunia (WADA)."

Cheryshev, yang mencetak empat gol saat Rusia secara mengejutkan melaju ke perempat final Piala Dunia, membantah dirinya menggunakan zat terlarang.

Investigasi ini berawal dari wawancara yang dilakukan Dmitri Cheryshev kepada media saat berlangsung Piala Dunia lalu di mana ia mengatakan putranya mendapat suntikan yang mengandung "hormon pertumbuhan" sebagai bentuk pemulihan cedera,
menjelang turnamen akbar trrsebut.

Pada malam menjelang pertandingan 16 besar Rusia melawan Spanyol, Cheryshev berkata, "Saya tidak pernah menggunakan zat terlarang apapun dan Anda bahkan tidak perlu berpikir dua kali mengenai hal itu."

Persatuan Sepak Bola Rusia (RFU) saat itu mengatakan bahwa perawatan yang diterima sang pemain merupakan suntikan trombosit kaya plasma (PRP) yang legal dan mengatakan bahwa pewarta telah keliru menginterpretasikan kata-kata Dmitri Cheryshev.

Cheryshev bergabung ke Valencia sebagai pemain pinjaman dari Villarreal pada Agustus. Ia mencetak gol saat Rusia menang 2-1 di markas Turki pada pertandingan Nations League Jumat silam.

Direktur umum Valencia Mateu Alemany mengatakan pada Rabu bahwa klub tidak menyadari investigasi tersebut. Ia percaya kata-kata ayah sang pemain ditafsirkan secara keliru.

"Kami tidak menyadari apa yang telah dipublikasikan. Jika sang pemain terlibat dalam investigasi maka mereka (badan doping) semestinya memberitahukan kepada klub dan sang pemain," kata Alemany.

"Kami tidak memiliki komunikasi dalam bentuk apapun.  Setelah membaca semuanya, menurut saya itu merupakan kesalahan dalam transkripsi, karena faktor-faktor pertumbuhan tidak sama dengan hormon-hormon pertumbuhan."
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

timnas rusia

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top