Bos Napoli De Laurentiis Ambil Alih Bari

Aurelio de Laurentiis, pemilik klub Italia Napoli, mengambil alih Bari, setelah eks-kontestan Serie A itu terpaksa bermain di Serie D akibat terbelit masalah keuangan.
M. Syahran W. Lubis | 02 Agustus 2018 08:33 WIB
Aurelio de Laurentiis - Reuters/Ciro de Luca

Bisnis.com, JAKARTA – Aurelio de Laurentiis, pemilik klub Italia Napoli, mengambil alih Bari, setelah eks-kontestan Serie A itu terpaksa bermain di Serie D, kompetisi level keempat dalam sistem sepak bola Italia, akibat terbelit masalah keuangan.

Bari, yang terakhir bermain di Serie A pada musim 2010-2011, finis di peringkat ketujuh di Serie B, kompetisi level kedua, dan sempat lolos ke pertandingan playoff promosi.

Namun, mereka mengalami masalah keuangan akut sehingga otoritas sepak bola Italia, Federazione Italiana Giuoco Calcio (FIGC), memutuskan klub yang didirikan 110 tahun silam itu harus berkompetisi di Serie D yang merupakan kompetisi amatir teratas di negara itu.

Pada Selasa (31/7/2018), Wali Kota Bari Antonio Decaro menawarkan kepemilikan klub tersebut kepada De Laurentiis yang menjadi paling depan di antara 10 kandidat.

“Klub ini punya sejarah panjang selama 110 tahun. Kita harus bangkit dengan cepat dan mencoba kembali ke Serie A,” kata De Laurentiis pada Rabu (1/8/2018).

Satu hal yang pasti, lanjutnya, tidak mungkin memerger Bari dengan napoli karena keduanya berbasis di kota yang berbeda.

“Masing-masing punya sejarah dan fans harus mendapatkan respek. Bari bukan sekadar tambahan bagi Napoli,” kata De Laurentiis, yang menunjuk putranya, Luigi, sebagai penanggung jawab klub berjuluk Putih-Merah itu.

Meski untuk membawa Bari balik ke Serie A masihlah sangat jauh, De Laurentiis sudah menyampaikan saran kepada FIGC agar mengubah aturan yang melarang seseorang memiliki dua klub yang sama-sama bertarung di kompetisi teratas di Italia itu.

“Tak perlu diubah sekarang. Namun, pada masa mendatang, itu [satu orang memiliki lebih dari satu klub di Serie A] harus menjadi sesuatu yang normal,” ujar De Laurentiis, yang pada 2004 mengambil alih Napoli ketika klub berjuluk Partenopei didegradasi ke Serie C juga akibat masalah finansial.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
liga italia

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top