Tak Maksimal di Everton, Klaassen Gabung ke Werder Bremen

Gelandang serang asal Belanda Davy Klaassen bergabung dengan klub Bundesliga Jerman Werder Bremen setelah selama musim 2017-2018 merumput bersama kontestan Liga Primer Inggris Everton.
M. Syahran W. Lubis | 28 Juli 2018 01:14 WIB
Davy Klaassen - Reuters/Ed Sykes

Bisnis.com, JAKARTA – Gelandang serang asal Belanda Davy Klaassen bergabung dengan klub Bundesliga Jerman Werder Bremen setelah selama musim 2017-2018 merumput bersama kontestan Liga Primer Inggris Everton.

Pemain tengah berusia 25 tahun itu, yang merupakan eks-kapten tim ibu kota Belanda Ajax Amsterdam, bergabung ke Everton menjelang musim lalu dimulai. Namun, dia gagal memberikan performa terbaik dan hanya tampil dalam 16 pertandingan di semua kompetisi untuk klub Merseyside tersebut.

“Kami senang bisa mendapatkan pemain yang memang kami cari,” demikian pernyataan Chief Executive Werder Bremen Frank Baumann sebagaimana dilansir website resmi klub berjuluk Hijau-Putih itu.

“Davy membawa kualitas bagus, berbakat, dan berpengalaman pada usia yang relatif masih muda. Dia pemain yang akan membantu tim kami sejak hari pertamanya di sini,” lanjut Baumann, mantan bek Timnas Jerman pada 1999 hingga 2005 dengan 28 caps dan dua gol.

Tidak ada perincian isi transfer ataupun durasi kontrak dari kedua klub tersebut, tetapi media Inggris melaporkan bahwa Werder Bremen mesti merogoh kocek sekitar 12 juta pound sterling untuk mendapatkan anggota skuat Timnas Belanda tersebut.

Pelatih kepala Werder Bremen Florian Kohfeldt menyebutkan keinginannya agar Klaassen terus berkembang bersama Werder Bremen.

Klaassen mempunyai 16 caps bersama timnas negaranya dengan mengontribusi empat gol sejak debut internasionalnya 4 tahun lalu.

Dia adalah produk akademi sepak bola Ajax. Untuk klub tempatnya memulai karier profesional itu, dia tampil dalam 180 pertandingan dan membawanya tiga kali juara Eredivisie, kompetisi teratas dalam sistem sepak bola Belanda sebelum hengkang ke Everton.

Sumber : Reuters

Tag : bundesliga
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top