Gubernur Sumsel Minta Perusakan Stadion Jakabaring Diusut Tuntas

Gubernur Sumsel Alex Noerdin meminta pihak kepolisian segera mengusut tuntas aksi anarkis oknum suporter Sriwijaya FC yang merusak Stadion Jakabaring di Kota Palembang.
M. Syahran W. Lubis | 23 Juli 2018 13:17 WIB
Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin (kedua kanan) berbincang dengan Kazidam Kodam II/ Sriwijaya Kolonel Czi Herdiyana Prabhudi (ketiga kanan) dan Direktur Utama PT Jakabaring Sport City (JSC) Bambang Supriyanto (keempat kanan) saat meninjau Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Sumatra Selatan, Senin (23/7/2018). - Antara/Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah mulai memperbaiki kursi-kursi Stadion Jakabaring di Palembang, Sumatra Selatan, yang dirusak oknum suporter Sriwijaya FC pada Sabtu (21/6/2018), dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin meminta pihak kepolisian segera mengusut tuntas aksi anarkis itu.

Ratusan kursi tribun penonton dirusak oleh oknum suporter tim Liga 1 Indonesia itu lantaran skuat berjuluk Laskar Wong Kito menuai kekalahan dengan skor telak 0-3 dari tamunya yang datang dari Kota Malang, Jawa Timur, Arema FC.

Sejauh ini kep;olisian telah mengamankan sedikitnya empat orang yang diduga melakukan aksi perusakan stadion kebanggaan masyarakat Palembang dan Sumsel itu.

Alex Noerdin dan Kazidam Kodam II/ Sriwijaya Kolonel Czi Herdiyana Prabhudi meninjau langsung dimulainya pelaksanaan perbaikan stadion yang direncanakan digunakan untuk cabang olahraga sepak bola putri Asian Games 2018 tersebut.

Ketika meninjau stadion dimaksud, turut hadir pula Direrktur Utama PT Jakabaring Sport City (JSC) Bambang Supriyanto.

Perbaikan stadion tersebut diharapkan rampung paling lambat akhir bulan ini sehingga sepenuhnya normal kembali untuk dapat dipergunakan menggelar pertandingan-pertandingan sepak bola Asian Games.

Informasi yang dihimpun Bisnis.com, kekecewaan para pendukung Sriwijaya FC itu bukan semata-mata disebabkan kekalahan 0-3 versus Arema, tetapi lebih jauh tiga dari sembilan pemain yang dipecat manajemen klub itu sepekan sebelumnya dan kemudian ditarik Arema FC justru mampu berkontribusi sangat positif bagi tim baru mereka.

Ketiga pemain yang baru sepekan sebelumnya disingkirkan Sriwijaya FC dan diambil Arema itu ialah dua bek Hamka Hamzah dan Alfin Tuasalamony serta penyerang Makan Konate. Fans menyesalkan keputusan manajemen memecat para pemain tersebut.

Stadion Jakabaring, yang berkapasitas 23.000 penonton, merupakan salah satu dari dua venue yang digunakan untuk menggelar cabang olahraga sepak bola putri Asian Games 2018 bersama Stadion Bumi Sriwijaya, juga di Palembang.

Sepak bola putri Asian Games diikuti 11 tim yang terbagi menjadi tiga grup. Grup A dihuni Indonesia, Korea Selatan, Taiwan, dan Maladewa; Grup B diisi Korea Utara, China, Hong Kong, dan Tajikistan; serta Grup C diisi Jepang, Vietnam, dan Thailand.

 

Tag : Liga 1
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top