Burnley Tak Boyongan Pemain, Bukan Soal Bagi Pelatih Sean Dyche

Ketiadaan boyongan pemain baru tidak mengganggu pelatih klub Liga Primer Inggris Burnley Sean Dyche.
M. Syahran W. Lubis | 22 Juli 2018 17:08 WIB
Para pemain Burnley merayakan gol. - Reuters/Jason Cairnduff

Bisnis.com, JAKARTA – Ketiadaan boyongan pemain baru tidak mengganggu pelatih klub Liga Primer Inggris Burnley Sean Dyche dan mengatakan bahwa klub tersebut ”pernah melewati kondisi demikian sebelumnya”.

Klub Lancashire itu menjadi salah satu dari tiga klub Liga Primer Inggris yang sejauh ini belum mendapatkan pemain baru dalam jendela transfer musim panas 2018 bersama Everton dan Tottenham Hotspur.

Sebenarnya sejumlah media sempat menyebutkan sejumlah pemain bakal bergabung ke Burnlet, tetapi kenyataannya tidak satu pun yang berhasil diwujudkan.

Fakta menunjukkan di tengah keterbatasan kemampuan finansial, Burnley telah mampu berkembang dengan Dyche membawa tim berjuluk Anggur Merah finis di peringkat ketujuh di Liga Primer musim 2017-2018.

                                       Pelatih Burnley Sean Dyche – Reuters/Jason Cairnduff

“Sepertinya selalu banyak perubahan di pasar pemain di setiap jendela transfer. Semua orang menginginkan apa yang mereka bisa dapatkan. Itu memang menyulitkan, tetapi itu bukan hal baru bagi kami, kami sudah pernah melewati kondisi begini sebelumnya."

Burnley membuka musim dengan menjalani babak kualifikasi Liga Europa putaran kedua melawan klub Skotlandia Aberdeen pada 26 Juli untuk leg pertama, berjarak 2 pekan sebelum batas akhir masa transfer pada 9 Agustus.

Mereka akan memulai perjuangan di ajang Liga Primer Inggris musim 2018-2019 dengan bertandang ke markas Southampton, Stadion St. Mary, pada 12 Agustus, berselang 9 hari setelah menjalani leg kedua kualifikasi Liga Europa dengan balik menjamu Aberdeen.

Menjuarai Liga Europa bagi Burnley sangatlah penting sebab itu bisa menjadi jalan masuk fase grup Liga Champions Eropa.

Untuk lolos ke Liga Champions dengan finis paling tidak di posisi empat besar klasemen Liga Primer masuk kategori sangat sulit karena harus melewati tim-tim besar seperti Manchester United, Manchester City, Tottenham Hotspur, Liverpool, Arsenal ataupun Chelsea.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
liga inggris

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top