PT PP Pimpin Konsorsium Bangun Jakarta International Stadium

Pemprov DKI segera merealisasikan pembangunan stadium berskala internasional yang akan dinamakan Jakarta International Stadium di Sunter, Jakarta Barat.
Feni Freycinetia Fitriani | 13 Juli 2018 16:59 WIB
Tim Persija Jakarta bakal ber-homebase di stadion bertaraf internasional di Sunter. - Liga Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA – Pemprov DKI segera merealisasikan pembangunan stadium berskala internasional yang akan dinamakan Jakarta International Stadium di Sunter, Jakarta Barat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan telah menemukan investor yang bakal membiayai sekaligus membangun eks stadion BMW tersebut melalui skema pembiayaan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

"Ya, ini konsorsium yang dipimpin oleh PT PP (Pembangunan Perumahan Persero). Kami akan canangkan pembangunan stadion bertaraf internasional atau Jakarta International Stadium di lahan di Jakarta Utara ini," ujarnya pada Jumat (13/7/2018).

Dia menuturkan pembangunan stadion baru yang akan digunakan oleh klub Persija Jakarta tidak akan menggunakan dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI.

Meski demikian, dia belum tahu berapa anggaran yang dibutuhkan untuk membangun Jakarta International Stadium. Namun, Sandi memperkirakan pembangunan berskala internasional membutuhkan dana di atas Rp2 triliun.

"PT PP sudah merekrut konsultan dari Amerika Serikat untuk mendetailkan desainnya dalam fase feasibilities studies nantinya," ucapnya.

Sandi berharap wajah baru stadion Taman BMW atau Jakarta International Stadium tidak akan kalah seperti stadion yang dilihat di ajang Piala Dunia.

Pasalnya, dia ingin Jakarta memiliki ikon kota yang bisa dibanggakan oleh seluruh warga, khususnya para suporter Persija alias Jakmania.

"Standarnya ini mirip-mirip dengan stadion-stadion yang kita lihat di Ecaterina, di Saint Petersburg. Stadion generasi terbaru yang di mana tribun penonton itu sangat dengan lapangannya, khusus untuk sepak bola," jelasnya.

Selain soal fasilitas bertaraf internasional, Sandi juga berencana mengintegrasikan stadion dengan lintasan kereta menuju Tanjung Priok. Dia mengusulkan agar ada jalur kereta ringan (light rail transit/LRT) yang bisa diakses warga.

"LRT yang fase kelima kalau tidak salah atau keenam yang menuju ke Bandara dari Kelapa Gading juga lewat sini. Nanti kami ingin adanya stasiun di dekat Jakarta International Stadium," ungkapnya.

Tag : stadion gbk
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top